Ilustrasi. Foto: dok MI/Usman Iskandar.
Cek Penutupan IHSG Hari Ini, Senin 24 Agustus 2026
Ade Hapsari Lestarini • 24 August 2026 17:11
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 24 Agustus 2026, ditutup melemah mengikuti mayoritas bursa saham kawasan Asia.
IHSG turun 24,02 poin atau 0,37 persen ke level 6.501,67. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 melemah 2,64 poin atau 0,41 persen ke level 641,95.
"Bursa regional Asia cenderung melemah seiring pelemahan futures saham Amerika Serikat (AS) menjelang konferensi pers Menteri Keuangan AS Scott Bessent terkait rencana sanksi tambahan terhadap Iran. Meski Iran menyatakan langkah tersebut tidak akan melemahkan Teheran," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus dalam kajiannya, dilansir Antara, Senin, 24 Agustus 2026.
Sementara dari kawasan Asia, investor juga menantikan pertemuan Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional China pada 25-28 Agustus 2026 untuk mencari sinyal kebijakan baru. Perhatian investor tertuju pada kebijakan pemerintah Tiongkok, terutama setelah sejumlah data ekonomi yang mengecewakan dan komitmen pemerintah untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi.
Sementara dari dalam negeri, pelemahan IHSG turut dipengaruhi kekhawatiran pelaku pasar terhadap defisit transaksi berjalan yang melebar ke level tertinggi sepanjang sejarah. Kondisi tersebut terjadi seiring menyusutnya surplus barang dan meningkatnya biaya impor energi.
Bank Indonesia (BI) mencatat defisit transaksi berjalan Indonesia pada kuartal II-2026 melebar menjadi USD12,5 miliar atau setara 3,3 persen dari produk domestik bruto (PDB).
IHSG sempat dibuka menguat sebelum bergerak ke zona negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan. Pada sesi kedua, IHSG bertahan di zona merah hingga perdagangan ditutup.

Ilustrasi. Foto: dok MI.
Baca Juga :
9 sektor melemah
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, dua sektor menguat. Sektor barang baku naik 1,21 persen, diikuti sektor industri yang menguat 0,15 persen.
Sementara itu, sembilan sektor melemah. Sektor kesehatan mencatat penurunan terdalam sebesar 2,30 persen, diikuti sektor properti dan keuangan yang masing-masing turun 1,27 persen dan 0,86 persen.
Saham yang mengalami penguatan harga terbesar antara lain PICO, ELIT, SAFE, EKAD, dan CENT. Sementara saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni MEJA, ICON, MPRO, SDMU, dan CBTN.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2,17 juta kali transaksi dengan volume perdagangan 34,23 miliar saham senilai Rp14,26 triliun. Sebanyak 276 saham naik, 384 saham turun, dan 303 saham tidak berubah.
Bursa saham regional Asia pada Senin sore mayoritas ditutup melemah. Indeks Nikkei turun 0,69 persen ke 65.560,00, indeks Shanghai melemah 0,59 persen ke 3.882,01, indeks Hang Seng turun 1,89 persen ke 25.517,33, indeks Kospi melemah 3,12 persen ke 6.696,96, dan indeks Strait Times turun 0,15 persen ke 5.680,69.