Kebutuhan Horeka Meningkat, Industri Manufaktur Genjot Produksi Peralatan Komersial

Ilustrasi perlengkapan berbahan dasar stainless steel (baja tahan karat). Foto: Dok. Istimewa.

Kebutuhan Horeka Meningkat, Industri Manufaktur Genjot Produksi Peralatan Komersial

Rahmatul Fajri • 22 August 2026 09:58

Tangerang: Pertumbuhan pesat sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka) mendorong industri manufaktur dalam negeri untuk memperluas kapasitas produksi perlengkapan operasional berskala komersial. Hal ini guna memenuhi tingginya permintaan infrastruktur dapur profesional.

"Perluasan tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan infrastruktur logam di sektor horeka yang memiliki tuntutan tinggi pada ketahanan material, kapasitas penggunaan, serta efisiensi operasional," kata Direktur PT Supra Teratai Metal, Herman Utama, dikutip dari Media Indonesia, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Herman menjelaskan bahwa perusahaannya mengalokasikan sebagian kapasitas pabrik di Tangerang untuk memproduksi perlengkapan berbahan dasar stainless steel (baja tahan karat). Langkah ini menjadi bentuk adaptasi struktural manufaktur setelah lebih dari tiga dekade berfokus pada pasar peralatan memasak rumah tangga.

"Perluasan fokus manufaktur dari peralatan memasak menuju lini perlengkapan perangkat keras komersial merupakan bagian dari adaptasi struktural pabrik terhadap kebutuhan sektor horeka," ujar Herman.

Menurutnya, pengolahan material baja tahan karat sangat krusial untuk menghasilkan produk berkapasitas besar yang menopang stabilitas operasional harian fasilitas akomodasi dan pelayanan makanan.

"Tujuan utama diversifikasi kapasitas ini adalah mengoptimalkan kapabilitas pengolahan material baja tahan karat yang kami miliki untuk memproduksi peralatan fungsional berskala besar, sehingga perusahaan dapat menopang stabilitas operasional harian pada berbagai fasilitas akomodasi dan pelayanan makanan," ucap Herman.

Adapun jajaran produk komersial yang dikembangkan meliputi meja stainless steel serbaguna, rak penyimpanan logam, troli logistik, baskom berkapasitas besar, hingga kompor operasional. Seluruh perlengkapan dirancang khusus untuk menghadapi mobilitas tinggi dapur profesional.

Ilustrasi. Foto: Dok istimewa

"Pengembangan lini tersebut dirancang dengan mempertimbangkan karakteristik penggunaan di dapur profesional yang memiliki mobilitas tinggi dan membutuhkan peralatan dengan daya tahan material yang konsisten," ujar Herman.

Guna mendukung integrasi lini produksi baru ini, manajemen telah menerapkan standar baru pada mesin-mesin perakitan di fasilitas pabrik Tangerang. Diversifikasi tersebut sekaligus membuktikan komitmen industri pengolahan logam domestik dalam memperkuat rantai pasok sektor pariwisata nasional.

"Diversifikasi produk jadi salah satu strategi agar kapasitas industri tidak hanya bertumpu pada pasar peralatan rumah tangga, tetapi juga dapat masuk ke kebutuhan industri komersial. Evaluasi ini guna memastikan peningkatan produksi peralatan komersial tetap berjalan seiring dengan pemenuhan kebutuhan peralatan memasak reguler yang selama ini menjadi lini utama perusahaan," ucap Herman.

(Siti Yona Hukmana)