Gubernur Pramono Apresiasi Program Bedah Rumah BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dan Kolaborator

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta meresmikan Program Bedah Kawasan di RT 14 RW 02, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan (Foto:Dok.Pemprov DKI Jakarta)

Gubernur Pramono Apresiasi Program Bedah Rumah BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dan Kolaborator

Rosa Anggreati • 21 July 2026 15:43

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta meresmikan Program Bedah Kawasan di RT 14 RW 02, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. 

Program ini sebagai wujud kolaborasi menghadirkan kembali hunian yang layak bagi warga terdampak kebakaran. Program Bedah Kawasan merupakan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) PT Malahayati Nusantara Raya dalam mempercepat pemulihan kawasan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sebagai informasi, musibah kebakaran yang terjadi pada 10 Februari 2026 menghanguskan 16 unit rumah dan berdampak pada 22 kepala keluarga atau sekitar 60 jiwa. 

Menyusul kejadian tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama berbagai unsur terkait, termasuk BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, bergerak cepat memberikan penanganan darurat melalui pendirian posko pengungsian, penyaluran bantuan logistik, layanan kesehatan, dapur umum, hingga membantu pemulihan dokumen administrasi kependudukan bagi warga terdampak.

Sebagai bagian dari upaya pemulihan jangka panjang, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan PT Malahayati Nusantara Raya melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) untuk merealisasikan Program Bedah Kawasan. 
 


Revitalisasi kawasan permukiman pascakebakaran tersebut menelan anggaran Rp960,3 juta dan berhasil membangun kembali 16 unit rumah menjadi hunian yang lebih sehat, memiliki sirkulasi udara yang baik, aman, nyaman, dan layak huni, sekaligus menata kembali lingkungan agar lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat.

Program ini merupakan bentuk kepedulian nyata BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta dalam membantu masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran. 

Melalui kolaborasi dengan PT Malahayati Nusantara Raya, BAZNAS (BAZIS) menghadirkan kembali hunian yang layak bagi para penyintas sehingga mereka dapat kembali menjalani kehidupan bersama keluarga dengan aman dan nyaman. Lebih dari sekadar membangun kembali rumah yang hangus terbakar, program ini menjadi ikhtiar untuk memulihkan harapan, rasa aman, dan semangat masyarakat untuk bangkit dari musibah.


(Foto:Dok.Pemprov DKI Jakarta)

Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak.

Pada 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menargetkan sebanyak 633 pembangunan dan bedah rumah layak huni. 

Bedah Kawasan di Pela Mampang menjadi salah satu wujud kolaborasi tersebut, dengan total anggaran sekitar Rp960,3 juta yang didukung oleh PT Malahayati Nusantara Raya, serta BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp360 juta. 
"Melalui program ini, sebanyak 16 rumah yang dihuni 22 kepala keluarga atau 60 jiwa kini telah kembali menjadi hunian yang aman, nyaman, dan layak huni," ujar Pramono Anung.
 
Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar mengatakan, "Program Bedah Kawasan ini bukan sekadar membangun kembali rumah yang terdampak kebakaran, tetapi juga mengembalikan harapan bagi masyarakat untuk memulai kehidupan yang lebih baik." 

"Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT Malahayati Nusantara Raya, kami ingin memastikan para penyintas dapat kembali menempati hunian yang aman, nyaman, sehat, dan layak huni. Inilah wujud nyata bahwa zakat yang ditunaikan masyarakat mampu menghadirkan manfaat langsung bagi mereka yang sedang menghadapi musibah," kata Abu Bakar menambahkan.

Dengan rampungnya revitalisasi kawasan tersebut, masyarakat yang terdampak kebakaran kini dapat kembali menempati rumah mereka dengan aman, nyaman, dan lebih layak huni. Kehadiran hunian baru tersebut tidak hanya memulihkan bangunan fisik, tetapi juga mengembalikan rasa tenang, optimisme, dan harapan baru bagi warga untuk kembali menjalankan aktivitas serta membangun kehidupan bersama keluarga.

Program ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, dan PT Malahayati Nusantara Raya mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat terdampak bencana. Melalui kolaborasi tersebut, rumah-rumah yang sempat hangus terbakar kini kembali berdiri sebagai tempat tinggal yang aman dan layak, sekaligus menjadi simbol hadirnya kepedulian, gotong royong, dan harapan baru bagi warga Jakarta.

(Rosa Anggreati)