Media Arab Saudi Laporkan Kematian Hakim Tertinggi Iran Mohseni Ejei

Gholam-Hossein Mohseni-Eje'i. (Abdimedia.net)

Media Arab Saudi Laporkan Kematian Hakim Tertinggi Iran Mohseni Ejei

Riza Aslam Khaeron • 1 April 2026 16:01

Teheran: Media asal Arab Saudi, Al-Hadath, melaporkan bahwa Kepala Kekuasaan Kehakiman Iran, Gholam-Hossein Mohseni-Eje'i, tewas dalam sebuah serangan di Teheran. Laporan ini muncul di tengah gencarnya serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel yang menyasar target-target strategis di ibu kota Iran tersebut.

Sambil mengutip sejumlah sumber internal Iran, saluran berita Al-Hadath menyampaikan kabar ini melalui unggahan di platform digitalnya pada Rabu, 1 April 2026.

"Sumber-sumber Iran: laporan tentang terbunuhnya kepala otoritas kehakiman Mohseni-Eje'i di Teheran," demikian bunyi terjemahan dari unggahan Al-Hadath di akun X @AlHadath.

Namun, laporan tersebut tidak menjelaskan bagaimana tokoh tersebut terbunuh.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran, Israel, maupun AS mengenai kebenaran laporan tersebut.

Gholam-Hossein Mohseni-Eje'i, yang kini berusia 69 tahun, telah menjabat sebagai Kepala Peradilan Iran sejak ditunjuk oleh Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei pada Juli 2021.

Pascakematian Ali Khamenei pada 28 Februari lalu—dan sebelum penunjukan putranya, Mojtaba Khamenei, sebagai Pemimpin Agung Iran yang baru—nama Mohseni-Eje'i sempat digadang-gadang sebagai salah satu kandidat terkuat untuk mengisi posisi tertinggi tersebut.

Mohseni-Eje'i secara luas dipandang sebagai seorang konservatif garis keras. Departemen Luar Negeri AS dan Uni Eropa menjatuhkan sanksi kepadanya pada tahun 2011 karena perannya dalam membubarkan protes pendukung oposisi politik pascapemilihan presiden 2009. 
 

Baca Juga:
Israel Klaim Tewaskan Pemimpin Angkatan Laut IRGC Alireza Tangsiri

Menurut keputusan sanksi oleh Uni Eropa, agen intelijen di bawah komando Mohseni-Eje'i menahan, menyiksa, dan memaksa pengakuan palsu dari ratusan aktivis, jurnalis, pembangkang, dan tokoh politik reformis.

Ketika protes massal yang menyebabkan ribuan korban jiwa pada Desember 2025-Januari 2026 karena krisis ekonomi, Mohseni-Eje'i bersumpah untuk tidak menunjukkan "keringanan hukuman" kepada para pengunjuk rasa dan menyerukan percepatan persidangan serta eksekusi. 

Ia juga menuduh AS dan Israel "secara terbuka dan eksplisit mendukung kerusuhan" di Iran.

Serangan terhadap tokoh-tokoh kunci Iran terus berlanjut sejak perang dimulai pada 28 Februari lalu. 

Sebelumnya, Israel telah mengonfirmasi tewasnya sejumlah pejabat tinggi termasuk Menteri Intelijen Esmail Khatib, Komandan Angkatan Laut IRGC Alireza Tangsiri, serta pejabat keamanan tertinggi Ali Larijani dan Kepala Pasukan Paramiliter Basij Gholamreza Soleimani.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)