Direktur PT Tombak Mas Nusantara Aji Bagus Setiyawan. Dokumentasi/ Istimewa.
Dorong Ketahanan Pangan, 250 Ternak Asal Australia Tiba di Bandara Juanda
31 March 2026 17:25
Sidoarjo: Sebanyak 250 ekor hewan pilihan asal Australia tiba di Terminal Kargo Bandara Internasional Juanda, Senin malam, 30 Maret 2026. Ratusan hewan yang terdiri dari sapi perah, domba, dan unta ini didatangkan dalam rangka mendorong ketahanan pangan nasional, perbaikan genetika ternak, serta pengembangan ekowisata di Indonesia.
Hewan yang tiba terdiri dari 200 ekor domba jenis Dorper, Suffolk, dan Texel, 24 ekor sapi perah jenis Friesian Holstein, serta 38 ekor unta ras Camelus Dromedarius. Direktur PT Tombak Mas Nusantara Aji Bagus Setiyawan menjelaskan bahwa impor ini difokuskan untuk pengembangan bibit ternak di dalam negeri.
"Yang domba, kami ingin fokuskan untuk pengembangan bibit yang ada di Indonesia. Agar para peternak lokal bisa mengembangkan bibit-bibit domba mereka," ujarnya di Sidoarjo.
Baca Juga :
Sedangkan 38 ekor unta rencananya akan dikirim ke Lembang Zoo, Jawa Barat, sebagai upaya mendukung kegiatan ekowisata.
Dari sisi harga, domba dibanderol Rp35 juta hingga Rp40 juta per ekor, sapi perah Rp45 juta, dan unta Rp130 juta. Seluruh hewan impor ini wajib menjalani proses karantina selama 14 hari di Karantina Tandes, Surabaya, sebelum didistribusikan ke masing-masing tujuan.
"Untuk hewan sendiri, kami karena mengikuti regulasi dari pemerintah, kami akan langsung kirim ke Karantina Tandes yang ada di Surabaya untuk melakukan proses karantina selama 14 hari. Ketika semua proses regulasi selesai, akan kami langsung berikan," jelas Aji.

ilustrasi medcom.id
Proses karantina ini bertujuan memastikan kondisi kesehatan hewan serta memastikan bebas dari penyakit. Dengan langkah ini, pemerintah berharap impor hewan pilihan dapat meningkatkan kualitas genetik ternak lokal sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional di tengah meningkatnya kebutuhan konsumsi susu dan daging masyarakat. (Muhammad Adyatma Damardjati)