Ilustrasi. Foto: Dok istimewa
Siasati Penyesuaian Harga, Simak Tips Hemat BBM saat Berkendara Jarak Jauh
Putri Purnama Sari • 10 June 2026 15:29
Jakarta: Harga BBM nonsubsidi termasuk Pertamax mengalami penyesuaian mulai 10 Juni 2026, hal ini membuat banyak pengendara mulai mencari cara untuk menghemat pengeluaran bahan bakar.
Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah menerapkan teknik berkendara yang lebih efisien, terutama saat menempuh perjalanan jarak jauh.
Meski harga BBM mengalami penyesuaian, konsumsi bahan bakar kendaraan sebenarnya dapat ditekan dengan kebiasaan berkendara yang tepat. Dengan begitu, perjalanan tetap nyaman tanpa membuat biaya operasional kendaraan membengkak.
Harga Pertamax Disesuaikan Mulai 10 Juni 2026
PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi mulai Rabu, 10 Juni 2026. Harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter.Kenaikan ini membuat banyak pemilik kendaraan mulai mencari cara agar konsumsi BBM lebih hemat, terutama bagi mereka yang rutin melakukan perjalanan antarkota atau perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan pribadi.
Tips Hemat BBM saat Berkendara Jarak Jauh

Ilustrasi. Foto: dok Pertamina.
1. Hindari Akselerasi dan Pengereman Mendadak
Salah satu penyebab BBM cepat habis adalah kebiasaan menginjak pedal gas secara tiba-tiba lalu melakukan pengereman mendadak.
Saat berkendara jarak jauh, usahakan menjaga kecepatan secara stabil. Gaya berkendara yang halus dapat membantu mengurangi konsumsi bahan bakar sekaligus membuat perjalanan lebih nyaman.
2. Jaga Kecepatan Ideal Kendaraan
Banyak orang mengira semakin cepat kendaraan melaju maka semakin hemat waktu dan bahan bakar. Padahal, kecepatan yang terlalu tinggi justru dapat membuat mesin bekerja lebih keras.
Sebagian besar kendaraan memiliki kecepatan ideal yang mampu menghasilkan konsumsi BBM lebih efisien. Umumnya berada di kisaran 60–90 kilometer per jam tergantung jenis kendaraan dan kondisi jalan.
3. Periksa Tekanan Angin Ban Sebelum Berangkat
Ban yang kurang angin meningkatkan hambatan gulir sehingga mesin membutuhkan tenaga lebih besar untuk bergerak.
Sebelum melakukan perjalanan jauh, pastikan tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan. Selain membantu menghemat BBM, kondisi ban yang ideal juga meningkatkan keselamatan berkendara.
Baca Juga :
Semakin berat beban kendaraan, semakin besar pula bahan bakar yang dibutuhkan. Oleh karena itu, sebaiknya bawalah barang yang benar-benar diperlukan selama perjalanan. Membersihkan bagasi dari barang yang tidak digunakan juga bisa membantu mengurangi konsumsi BBM.
5. Gunakan BBM Sesuai Rekomendasi Kendaraan
Meskipun harga Pertamax mengalami kenaikan, pemilik kendaraan tetap disarankan menggunakan BBM sesuai spesifikasi mesin.
Penggunaan BBM dengan angka oktan yang sesuai dapat membantu proses pembakaran berjalan optimal sehingga performa mesin tetap terjaga dan konsumsi bahan bakar lebih efisien.
6. Servis Kendaraan Secara Berkala

Ilustrasi freepik
Filter udara yang kotor, busi yang aus, atau oli yang sudah lama tidak diganti dapat membuat mesin bekerja lebih berat. Karena itu, lakukan perawatan rutin sesuai jadwal servis agar kondisi kendaraan tetap prima dan penggunaan BBM lebih efisien.
7. Matikan Mesin saat Berhenti Lama
Jika harus berhenti cukup lama, misalnya saat menunggu penumpang atau beristirahat di rest area, sebaiknya matikan mesin kendaraan. Membiarkan mesin menyala dalam waktu lama saat kendaraan tidak bergerak hanya akan membuang bahan bakar secara sia-sia.
8. Rencanakan Rute Perjalanan dengan Baik
Sebelum berangkat, manfaatkan aplikasi navigasi untuk memilih rute yang lebih lancar dan minim kemacetan. Kemacetan yang panjang dapat meningkatkan konsumsi BBM karena kendaraan sering berhenti dan berjalan secara berulang.
Baca Juga :
Harga Pertamax Green Hari Ini di Seluruh SPBU
AC memang membuat perjalanan lebih nyaman, terutama saat cuaca panas. Namun penggunaan AC yang berlebihan juga dapat menambah beban kerja mesin. Atur suhu AC secukupnya agar tetap nyaman tanpa membuat konsumsi BBM meningkat secara signifikan.
10. Hindari Membuka Jendela pada Kecepatan Tinggi
Saat kendaraan melaju kencang, membuka jendela dapat meningkatkan hambatan udara yang membuat mesin bekerja lebih keras.
Karena itu, saat berkendara di jalan tol atau kecepatan tinggi, lebih baik menggunakan AC dengan pengaturan yang wajar dibandingkan membuka seluruh jendela kendaraan.