Dua Pekan Berlalu, 6 Desa di Kudus Masih Terendam Banjir

Kondisi banjir di Kecamatan Jati Kudus setelah lebih dari dua pekan. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani.

Dua Pekan Berlalu, 6 Desa di Kudus Masih Terendam Banjir

Rhobi Shani • 28 January 2026 11:18

Kudus: Genangan air banjir masih merendam sebagian wilayah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, lebih dari dua pekan pascabencana yang dipicu cuaca ekstrem sejak 9 Januari 2026. Meski berangsur surut, enam desa di tiga kecamatan masih tergenang air dengan ketinggian mencapai 45 sentimeter.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, Eko Hari Djatmiko, menjelaskan banjir ini disebabkan hujan lebat yang meningkatkan debit air di sejumlah sungai dan limpasan kiriman dari hulu.

"Air melimpas dan menggenangi pemukiman warga, persawahan, akses jalan dengan ketinggian 20-45 sentimeter dan membuat mobilitas terganggu," ujar Eko di Kudus, Rabu, 28 Januari 2026.
 


Keenam desa yang masih terdampak tersebar di tiga kecamatan. Di Kecamatan Jati, Desa Jetiskapuan (RT 1 RW 1, RT 2 RW 3, RT 3 RW 2) dan Desa Tanjungkarang (RW 5 dan 6) tergenang rata-rata 25 cm.

Di Kecamatan Mejobo, Desa Gulang (RT 5 RW 6) dan Desa Payaman (RT 3 RW 6, RT 1-3 RW 7) mengalami penurunan genangan dari 90 cm menjadi 45 cm. Sementara di Kecamatan Undaan, Desa Karangrowo (beberapa RT di RW 1, 2, dan 5) yang semula tergenang 120 cm kini tersisa 20 cm, dan Desa Ngemplak (RT 1 dan 3 RW 4) masih tergenang 30 cm.


Warga Kudus korban banjir di pemgungsian. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani.

Eko menyebutkan, total sebanyak 5.965 jiwa dari 1.833 Kepala Keluarga (KK) terdampak. Selain itu, 13 fasilitas pendidikan dan 5 fasilitas ibadah masih terendam, serta 1.573 hektar sawah terdampak banjir.

"Pengungsi semua sudah kembali ke rumah masing-masing. Dapur umum yang sebelumnya ada 23 lokasi sudah berhenti beroperasi," kata Eko.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)