AS Umumkan Bantuan Rp167 Miliar untuk Perkuat Keamanan Siber Indonesia

Wakil Asisten Menlu AS bidang Bantuan Keamanan Kawasan dan Diplomasi Publik di Biro Asia Timur dan Pasifik, Robert Koepcke. (US Embassy in Jakarta)

AS Umumkan Bantuan Rp167 Miliar untuk Perkuat Keamanan Siber Indonesia

Willy Haryono • 28 January 2026 11:57

Jakarta: Pelaksanaan Diskusi Kebijakan Ruang Siber antara Amerika Serikat dan Indonesia yang rampung pada hari ini menegaskan komitmen bersama kedua negara untuk memajukan keamanan siber dan menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik. Diskusi tersebut mempertemukan pejabat senior, pakar teknis, serta perwakilan dari kedua negara.

Delegasi Amerika Serikat dipimpin oleh Wakil Asisten Menteri Luar Negeri AS bidang Bantuan Keamanan Kawasan dan Diplomasi Publik di Biro Asia Timur dan Pasifik, Robert Koepcke. Ia menekankan pentingnya kerja sama strategis AS–Indonesia dalam penguatan kebijakan siber, penanganan penipuan daring, serta pemberantasan kejahatan siber lintas negara.

Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS di Jakarta, Peter Haymond, yang turut mendampingi Koepcke, menyoroti kuatnya kerja sama siber bilateral yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir.

“Penipuan daring, ransomware, dan serangan siber berdampak pada kita semua dan menimbulkan kerugian bagi orang-orang yang telah bekerja keras,” ujar Haymond. “Bersama, kita dapat membangun benteng pertahanan terhadap penjahat siber demi melindungi warga negara dan kemakmuran ekonomi kita.”

Dalam kesempatan tersebut, Amerika Serikat juga mengumumkan bantuan baru bagi Indonesia di bidang keamanan siber dengan total nilai mencapai USD10 juta atau setara Rp167 miliar. Bantuan ini merupakan implementasi dari Nota Kesepahaman Keamanan Siber bilateral serta mencerminkan keberhasilan Kemitraan Strategis Komprehensif, termasuk Rencana Aksi Keamanan Siber.

Program-program tersebut bertujuan memperkuat keamanan kedua negara dan melindungi kemakmuran masyarakat Amerika Serikat dan Indonesia melalui peningkatan kapasitas pertahanan siber, perlindungan infrastruktur penting, serta penanggulangan kejahatan siber lintas negara.

Amerika Serikat menyatakan komitmennya untuk terus melanjutkan diskusi dan kerja sama dengan Indonesia guna memperkuat ketahanan siber nasional dan kawasan, sekaligus mendorong terciptanya Indo-Pasifik yang stabil, aman, dan makmur.





Baca juga:  AS Kenalkan 'Rasa Amerika' untuk Perluas Pasar Produk Pertanian di Indonesia

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)