Indonesia Tegaskan Dukungan kepada Kamboja dalam Pemberantasan Online Scam

Dubes Santo Darmosumarto berjabat tangan dengan eks PM Kamboja Hun Sen. (KBRI Phnom Penh)

Indonesia Tegaskan Dukungan kepada Kamboja dalam Pemberantasan Online Scam

Willy Haryono • 27 January 2026 09:44

Phnom Penh: Pemerintah Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Pemerintah Kamboja dalam memberantas kejahatan transnasional, termasuk aktivitas sindikat penipuan daring (online scam) yang belakangan marak melibatkan warga negara asing.

Komitmen tersebut disampaikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kamboja, Santo Darmosumarto, dalam farewell call atau pertemuan perpisahan dengan Presiden Senat sekaligus mantan Perdana Menteri Kamboja, Samdech Techo Hun Sen, di Solidarity Palace, Phnom Penh, Senin, 26 Januari 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Dubes Santo menyampaikan bahwa kejahatan lintas negara hanya dapat ditanggulangi secara efektif melalui kerja sama yang erat antara negara, baik di tingkat bilateral maupun regional. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antar-pemerintah dalam menghadapi sindikat kejahatan terorganisasi yang bersifat lintas batas.

“Kejahatan lintas negara hanya dapat ditanggulangi melalui kerja sama intensif, baik di tingkat bilateral maupun regional,” kata Dubes Santo, dalam keterangan di situs Kementerian Luar Negeri RI, Selasa, 27 Januari 2026.

Sementara itu, Samdech Techo Hun Sen menyampaikan bahwa penguatan pemberantasan sindikat penipuan daring di Kamboja sebenarnya telah dimulai sejak beberapa tahun lalu, namun baru dalam periode terakhir menunjukkan hasil yang lebih signifikan.

Dalam kesempatan yang sama, Dubes RI juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kamboja terhadap peran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh dalam memberikan pelayanan dan pelindungan kepada Warga Negara Indonesia (WNI) di Kamboja.

Secara khusus, Dubes Santo mengucapkan terima kasih atas dukungan Kamboja dalam menangani arus kedatangan WNI ke Phnom Penh setelah keluar dari berbagai pusat penipuan daring di sejumlah wilayah di Kamboja dalam beberapa waktu terakhir.

Hubungan Indonesia-Kamboja

Dubes RI menegaskan bahwa hubungan bilateral Indonesia–Kamboja terus menunjukkan penguatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, terutama di sektor ekonomi dan interaksi antar-masyarakat. Penguatan hubungan tersebut juga tercermin dari meningkatnya intensitas kunjungan tingkat tinggi antara kedua negara.

Salah satu momentum penting adalah kunjungan Samdech Techo Hun Sen ke Jakarta pada Mei 2025, yang dinilai turut memperkokoh kerja sama strategis antara Indonesia dan Kamboja di berbagai bidang.

Presiden Senat Kamboja menyampaikan apresiasi atas kontribusi Dubes RI selama masa tugasnya dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Ia menilai peran Dubes Santo sangat signifikan dalam mendorong peningkatan kerja sama Indonesia–Kamboja, baik di bidang politik, ekonomi, maupun sosial-budaya.

Sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan kontribusinya, atas nama Raja Norodom Sihamoni, Samdech Techo Hun Sen menganugerahkan medali kehormatan The Order of Sahametrei: Maha Maha Sereyvath kepada Dubes Santo Darmosumarto.

Dubes Santo akan segera mengakhiri masa tugasnya sebagai Duta Besar RI untuk Kamboja dan akan memulai jabatan baru sebagai Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.



Baca juga:  2.277 WNI di Kamboja Minta Bantuan Kepulangan usai Operasi Online Scam

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)