Lansia, Ibu dan Anak Jadi Perhatian Khusus di Pengungsian Longsor Pasirlangu

istri Bupati Bandung Barat, Syahnaz Sadiqah. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan

Lansia, Ibu dan Anak Jadi Perhatian Khusus di Pengungsian Longsor Pasirlangu

Roni Kurniawan • 27 January 2026 14:27

Bandung Barat: Kondisi para pengungsi korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menjadi perhatian khusus istri Bupati Bandung Barat, Syahnaz Sadiqah. Para pengungsi masih diliputi trauma dan kesedihan karena sebagian anggota keluarga mereka belum ditemukan.

Syahnaz mengatakan, perhatian utama diarahkan kepada kelompok rentan, seperti ibu menyusui, ibu hamil, lanjut usia, dan anak-anak. Kelompok tersebut membutuhkan pendampingan dan perhatian lebih selama berada di pengungsian.

"Kita juga fokusnya mungkin titip untuk lebih diperhatikan lagi para ibu menyusui, ibu hamil, lansia, dan juga anak-anak. Kita juga berterima kasih sekali untuk para tim yang sudah bekerja keras di sini," ujar Syahnaz di lokasi pengungsian Desa Pasirlangu pada Selasa, 27 Januari 2026.

Syahnaz mengungkapkan, secara psikologis kondisi para pengungsi, terutama ibu-ibu dan anak-anak, masih diliputi rasa sedih dan terpukul. Namun, ia mengajak seluruh pihak untuk terus menguatkan para korban agar tetap tabah.
 


"Kalau melihat kondisi tadi di pengungsian, dari anak-anak, dari ibu-ibu, pastinya sedih dan terpukul. Tapi yang namanya bencana ini kan sudah takdir Allah. Dari kita di sini hanya bisa menguatkan, memberi semangat, dan mendoakan," kata Syahnaz.

Hingga kini, terdapat lebih dari 900 orang mengungsi di Desa Pasirlangu, sehingga dua aula kantor desa dipadati para pengungsi. Syahnaz juga berdialog langsung dengan para pengungsi untuk mendengarkan keluhan serta kebutuhan mereka. Ia mengaku, hingga saat ini tidak ada permintaan khusus dari warga terkait logistik karena kebutuhan dasar dinilai sudah relatif tercukupi.


Lokasi longsor di Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan

"Tadi sih nggak ada permintaan khusus. Alhamdulillah kita ngecek, mudah-mudahan semuanya sudah tercukupi dengan baik, mulai dari makanan, pakaian untuk anak-anak," cetus Syahnaz.

Selain meninjau kondisi pengungsian, Syahnaz turut menyalurkan bantuan berupa pakaian layak pakai, popok bayi, peralatan mandi, dan selimut. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para pengungsi selama masa tanggap darurat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)