Duta Besar Estonia untuk Singapura, Indonesia, dan ASEAN, Veikko Kala. Foto: Metrotvnews.com/Muhammad Reyhansyah
Estonia Tawarkan Teknologi Pelayaran Hijau dan Pelabuhan Pintar ke Indonesia
Muhammad Reyhansyah • 28 April 2026 12:43
Jakarta: Duta Besar Estonia untuk Singapura, Indonesia, dan ASEAN, Veikko Kala mengatakan, negaranya menawarkan kerja sama pengembangan pelayaran hijau dan teknologi pelabuhan pintar kepada Indonesia di tengah transformasi sektor maritim global.
Pernyataan itu disampaikan dalam Estonia Maritime Delegation Business Forum di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa, 28 April 2026.
“Estonia mungkin negara kecil, tetapi justru itu membuat kami menjadi mitra yang efektif. Kami menggabungkan lingkungan bisnis yang sepenuhnya digital dengan ekosistem maritim yang ringkas sehingga solusi baru bisa diuji dan diterapkan dengan cepat,” ujar Veikko.
Ia menjelaskan Estonia melihat potensi besar kerja sama dengan Indonesia dalam transisi menuju pelayaran ramah lingkungan atau green shipping.
“Estonia secara aktif mengembangkan green shipping corridors dan kemampuan retrofit. Kami melihat peluang kolaborasi yang jelas, terutama pada teknologi dekarbonisasi dan solusi energi pelabuhan,” kata Veikko.
Veikko menilai kebutuhan pengurangan emisi di sektor pelayaran global membuka ruang kemitraan strategis antara kedua negara.
Sinergi Digital Maritim Estonia-Indonesia
Selain teknologi hijau, Estonia juga menawarkan kemampuan digital yang selama ini menjadi kekuatan utama negara tersebut, mulai dari keamanan siber hingga sistem operasi berbasis data.“Kami kini menerapkan kemampuan digital itu ke sektor maritim, termasuk smart ports, situational awareness, dan autonomous solutions,” jelas Veikko.
Menurut dia, keahlian digital Estonia dapat dikombinasikan dengan kapasitas maritim Indonesia untuk menghasilkan sistem pelayaran dan logistik laut yang lebih modern.
Dalam forum tersebut, Estonia turut membawa Estonia Maritime Cluster bersama delapan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi pelabuhan, rekayasa maritim, robotik, dan solusi digital.
Veikko mengatakan kehadiran delegasi bisnis tersebut menunjukkan bahwa hubungan kerja sama kedua negara kini bergerak menuju proyek dan aktivitas yang lebih konkret.
“Kami bangga karena perlahan tetapi pasti, kolaborasi antara kedua negara semakin dalam dan semakin banyak aktivitas bersama yang dapat dilakukan,” pungkas Veikko.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com