6 Korban Kecelakaan KA Bekasi Masih Dirawat di RS Primaya

Rumah sakit Primaya. Foto: M Alvi

6 Korban Kecelakaan KA Bekasi Masih Dirawat di RS Primaya

Muhammad Alvi Randa • 28 April 2026 14:59

Bekasi: Rumah Sakit Primaya Bekasi Timur menerima 10 pasien korban kecelakaan kereta api, antara rangkaian KRL dan KA Argo Bromo. Sebanyak enam korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sementara itu, empat korban lainnya diperbolehkan pulang.

Direktur RS Primaya Bekasi Timur, Meizar Rizaldi, menyatakan tim medis terus melakukan observasi mendalam terhadap enam pasien rawat inap. Seluruh pasien tersebut mengalami berbagai tingkat cedera, mulai dari trauma kepala ringan, trauma perut, hingga patah tulang kaki akibat benturan keras saat insiden terjadi.

"Kami terus melakukan observasi dan koordinasi dengan dokter agar penanganan lebih optimal. Setiap saat dokter akan melakukan kunjungan untuk memeriksa kondisi pasien secara berkala," ujar Meizar saat ditemui di Lokasi, Selasa, 28 April 2026.
 


Meizar mengatakan empat korban lainnya telah menerima penanganan, dan dinyatakan sudah membaik oleh tim medis. Sehingga, diperbolehkan menjalani rawat jalan.

Pihak rumah sakit berkomitmen penuh memberikan layanan terbaik guna memastikan seluruh korban segera pulih.


Direktur RS Primaya Bekasi Timur, dr. Meizar Rizaldi/Foto: Metro TV/Alvi

Terkait pembiayaan, Meizar menegaskan pihaknya memprioritaskan keselamatan dan pemulihan pasien. Manajemen RS Primaya saat ini terus berkoordinasi secara intensif dengan PT KAI, Jasa Raharja, serta BPJS Ketenagakerjaan guna memastikan seluruh kebutuhan medis pasien terpenuhi dengan cepat tanpa kendala administratif.

Daftar nama korban yang mendapat penanganan RS Primaya Bekasi Timur:
  1. Ny. Qonita Qurroti Aini
  2. Ny. Ahlana Sabrina Rinaldi
  3. Tn. Vebrian Paratama Wahyuda
  4. Nn. Dinda Aulia Savira
  5. Nn. Sabrina Nity Sahara
  6. Nn. Asiska Ainur Rohma
  7. Tn. Rizky Mardianto Setiawan
  8. Nn. Adhe Jessica Tri Armanda
  9. Tn. Bayu Kurniawan
  10. Nn. Elizabeth Rouli Arta.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pemangku kepentingan transportasi untuk terus meningkatkan standar keselamatan. Pihak rumah sakit terus memantau perkembangan kesehatan seluruh korban pascainsiden yang terjadi pada Selasa dini hari tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)