Personel BPBD saat melakukan penanganan di lokasi kebakaran lahan tebu di Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Dokumentasi/ BPBD Kab. Malang.
Petani di Malang Tewas Terjebak Kebakaran Lahan Tebu
Daviq Umar Al Faruq • 10 September 2026 18:59
Malang: Seorang petani di Kabupaten Malang, Jawa Timur, tewas terjebak kobaran api saat berupaya mencegah kebakaran merambat ke kebun. Korban terjebak saat membatasi api di lahan tebu Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji.
Korban diketahui bernama H Kusnin, 63, warga Dusun Karangrejo, Desa Jambearjo, Kecamatan Tajinan. Pemilik lahan tersebut meninggal di lokasi saat berupaya membuat sekat bakar secara mandiri.
"Satu orang meninggal dunia, salah satu pemilik lahan, saat berusaha membuat sekat bakar," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, Kamis, 10 September 2026.
Petugas gabungan langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan untuk melakukan pemadaman. Setelah api berhasil dikuasai, jasad korban dievakuasi relawan ke fasilitas kesehatan.
"Api sudah padam dan proses pendinginan, korban sudah dibawa ke RSUD Kanjuruhan untuk visum," tegas Sadono.

Personel BPBD saat melakukan penanganan di lokasi kebakaran lahan tebu di Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Dokumentasi/ BPBD Kab. Malang.
Peristiwa itu bermula saat pembakaran sisa panen tebu merembet ke perkebunan di sekitarnya. Api kemudian membakar lahan tebu milik warga seluas sekitar lima hektare. Berdasarkan kaji cepat BPBD, kebakaran tersebut menimbulkan kerugian materiil sekitar Rp160 juta.
Operasi pemadaman dan pendinginan ini melibatkan personel gabungan dari BPBD Kabupaten Malang, Damkar, TNI-Polri, PMI, hingga unsur relawan dan warga setempat. Saat ini, kondisi di area perkebunan tebu tersebut dipastikan sudah aman dan terkendali.