9 Mata Uang yang Lebih Kuat dari Dolar AS, Dinar Kuwait Teratas

Ilustrasi uang dolar AS. (Pexels)

9 Mata Uang yang Lebih Kuat dari Dolar AS, Dinar Kuwait Teratas

Riza Aslam Khaeron • 20 May 2026 22:10

Jakarta: Dolar Amerika Serikat (AS) sebenarnya bukan mata uang dengan nilai nominal tertinggi di dunia. Melansir Forbes Advisor, sejumlah mata uang asing justru memiliki nilai tukar yang jauh lebih tinggi.

Kekuatan mata uang ini dihitung berdasarkan seberapa banyak nominal dolar AS yang bisa didapatkan dari satu mata uang tersebut. Berikut ini daftarnya:

1. Dinar Kuwait


Tampilan belakang uang 5 dinar Kuwait pada tahun 2014. (Wikimedia Commons)

Dinar Kuwait atau Kuwaiti dinar (KWD) menempati posisi sebagai mata uang terkuat di dunia berdasarkan nilai nominalnya terhadap dolar AS. Forbes Advisor mencatat, per 5 Mei 2026, 1 dinar Kuwait setara dengan kurang lebih USD 3,24. Dengan kata lain, 1 dolar AS hanya bernilai sekitar 0,30 dinar Kuwait.

Perkasa-nya nilai dinar Kuwait tidak lepas dari posisi geopolitik negara tersebut sebagai salah satu eksportir minyak mentah terpenting di dunia. Terletak di antara Arab Saudi dan Irak, Kuwait memiliki cadangan energi yang luar biasa melimpah. Pendapatan ekspor minyak yang sangat solid inilah yang menjadi pilar utama penyokong stabilitas mata uang mereka.
 

2. Dinar Bahrain


Uang 20 dinar Bahrain tahun 2016. (Wikimedia Commons)

Berada di posisi kedua adalah Dinar Bahrain atau Bahraini dinar (BHD). Nilai nominal 1 dinar Bahrain setara dengan sekitar USD 2,64, yang berarti nilainya secara nominal masih jauh mengungguli dolar AS. Bahrain sendiri merupakan negara kepulauan yang terletak di kawasan Teluk Persia.

Mengutip Forbes Advisor, dinar Bahrain mulai beredar sejak 1965 dengan nilai yang dipatok (pegged) langsung terhadap dolar AS.

Selain mengandalkan sektor minyak bumi, Bahrain juga dikenal memiliki struktur perekonomian yang relatif lebih terdiversifikasi dibandingkan negara-negara tetangganya di kawasan Teluk.
 

3. Rial Oman


Uang rial Oman. (Wikimedia Commons)

Mata uang terkuat ketiga di dunia diraih oleh Rial Oman atau Omani rial (OMR). Saat ini, 1 rial Oman setara dengan sekitar USD 2,60. Dari perspektif sebaliknya, 1 dolar AS hanya dihargai sekitar 0,38 rial Oman.

Oman bertengger di ujung tenggara Semenanjung Arab, berbatasan langsung dengan Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Yaman. Senada dengan beberapa negara Teluk lainnya, stabilitas dan kekuatan ekonomi Oman disokong penuh oleh tingginya volume ekspor minyak dan gas alam.
 

4. Dinar Yordania


Dinar Yordania. (Pexels)

Dinar Yordania atau Jordanian dinar (JOD) juga mempertahankan nilai nominalnya agar tetap berada di atas dolar AS. Forbes Advisor menunjukkan bahwa 1 dinar Yordania bernilai sekitar USD 1,41.

Yordania sebenarnya tidak dianugerahi kekayaan minyak melimpah seperti Kuwait, Bahrain, atau Oman. Namun, nilai mata uangnya tetap kokoh berkat kebijakan moneter yang ketat serta komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas nilai tukar. Hal ini berhasil menempatkan dinar Yordania ke dalam jajaran mata uang eksklusif bernilai nominal tinggi.

5. Pound Sterling Inggris


Pound sterling Inggris. (Pexels)

Pound Sterling Inggris atau British pound sterling (GBP) merupakan salah satu mata uang utama global yang nilainya secara konsisten lebih tinggi daripada dolar AS. Saat ini, nilai 1 pound sterling setara dengan sekitar USD 1,35.

Selain kekuatannya, pound sterling diakui sebagai salah satu mata uang tertua di dunia yang masih aktif digunakan hingga kini. Meskipun dominasi internasionalnya masih berada di bawah bayang-bayang hegemoni dolar AS, pound sterling tetap memegang peran krusial sebagai mata uang jangkar dalam sistem keuangan dan perdagangan global.
 
Baca Juga:
Prabowo Targetkan Rupiah Stabil di Rp16.800–Rp17.500 per USD pada 2027
 

6. Pound Gibraltar


Uang 5 pound Gibraltar. (via leftovercurrency.com)

Pound Gibraltar atau Gibraltar pound (GIP) juga tergolong sebagai mata uang yang lebih perkasa ketimbang dolar AS. Berdasarkan data Forbes Advisor, nilai mata uang ini dipatok satu banding satu (pegged) dengan pound sterling Inggris.

Konsekuensinya, pergerakan nilai GIP otomatis mengekor pound sterling dan menempatkannya di atas dolar AS.

Gibraltar sendiri merupakan wilayah seberang laut Britania Raya yang terletak strategis di ujung selatan Semenanjung Iberia. Karena nilai nominalnya dikunci setara dengan pound sterling, mata uang ini pun otomatis masuk ke dalam daftar elite ini.

7. Franc Swiss


Uang Swiss Franc. (Unsplash)

Franc Swiss atau Swiss franc (CHF) secara nominal masih mengungguli dolar AS dengan nilai 1 franc Swiss setara sekitar USD 1,27.

Di kancah finansial dunia, franc Swiss sangat populer dengan statusnya sebagai aset aman (safe-haven currency). Reputasi ini lahir berkat stabilitas politik dalam negeri Swiss yang legendaris, kerahasiaan dan ketangguhan sistem perbankannya, serta fundamental ekonomi yang sangat kuat.

Ketika ketidakpastian geopolitik global meningkat, para investor dunia biasanya berbondong-bondong mengamankan aset mereka ke dalam franc Swiss.

8. Dolar Kepulauan Cayman


Dollar Kepulauan Cayman. (Currency Coach)

Dolar Kepulauan Cayman atau Cayman Islands dollar (KYD) juga terbukti lebih kuat dari dolar AS, dengan nilai konversi 1 KYD setara sekitar USD 1,19.

Mata uang ini digunakan secara resmi di Kepulauan Cayman, sebuah wilayah seberang laut Britania Raya yang terletak di Laut Karibia.

Nilai mata uang ini dipatok langsung terhadap dolar AS. Wilayah ini sangat tersohor di dunia finansial global sebagai salah satu pusat layanan keuangan luar negeri (offshore financial centre) sekaligus surga pajak (tax haven) terkemuka.

9. Euro


Uang Euro. (Pexels)

Euro atau EUR yang bertindak sebagai mata uang tunggal Zona Euro dan digunakan oleh mayoritas negara anggota Uni Eropa menutup daftar ini. Dengan nilai 1 euro yang setara dengan sekitar USD 1,16, mata uang ini secara nominal masih lebih tinggi dibanding dolar AS.

Euro memegang peranan yang sangat vital dalam arsitektur keuangan dunia karena merepresentasikan kekuatan ekonomi negara-negara besar Eropa. Meskipun nilainya lebih rendah dari Euro, dolar AS tetap memegang takhta sebagai mata uang cadangan utama dunia dan alat transaksi internasional yang paling dominan.

Sembilan mata uang di atas memang memiliki nilai nominal per unit yang lebih tinggi dibandingkan dolar AS. Namun, perlu dipahami bahwa tingginya nilai tukar nominal tidak selalu berbanding lurus dengan kekuatan ekonomi atau pengaruh geopolitik suatu negara secara global.

Dolar AS tetap menjadi mata uang paling berpengaruh dalam transaksi perdagangan internasional, cadangan devisa dunia, serta penentuan harga komoditas global.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)