Sejumlah paspor dan dokumen haji berserakan di sekitar Halte BSD, Jalan Letjen Sutopo, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). Dokumentasi/ istimewa.
Viral, Paspor dan Dokumen Haji Berserakan di Halte Kawasan BSD Serpong
Hendrik Simorangkir • 8 June 2026 15:34
Tangsel: Sejumlah paspor dan dokumen haji berserakan di sekitar Halte BSD, Jalan Letjen Sutopo, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), viral di media sosial pada Minggu, 7 Juni 2026. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang saat ini tengah menyelidiki peristiwa tersebut.
"Kami telah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan serta pendalaman lebih lanjut guna mengidentifikasi pihak yang diduga membuang paspor maupun dokumen terkait," kata Kepala Kantor Imigrasi Tangerang, Hasanin, di Tangerang, Senin, 8 Juni 2026.
Hasanin menuturkan hasil pendalaman tersebut selanjutnya akan digunakan sebagai dasar untuk menentukan langkah pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna memastikan peristiwa yang terjadi," jelas Hasanin.
Hasanin menjelaskan berdasarkan hasil penelusuran dan pengecekan langsung ke lokasi, imigrasi menemukan dua buah sampul paspor yang telah terpisah dari halaman biodata maupun halaman paspornya. Kondisi itu mengindikasikan sebelumnya memang ada sejumlah paspor bekas di lokasi tersebut.
"Petugas kami juga menemukan beberapa lembar dokumen berupa bukti setoran haji yang diduga memiliki keterkaitan dengan dokumen yang sebelumnya berada di lokasi tersebut," jelas Hasanin.
Hasanin menambahkan pihaknya telah melakukan pengecekan nomor paspor pada sistem penerbitan paspor untuk mendapatkan data atau keterangan lebih lanjut mengenai pemilik serta penjamin paspor.
.jpeg)
Ibadah haji. Foto: Metro TV/Misbahol
Diketahui, video yang memperlihatkan sejumlah paspor berserakan di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut terlihat beberapa paspor dan dokumen yang masih memuat foto dan identitas pemilik berserakan di pinggir jalan.
Selain paspor, terlihat pula sejumlah dokumen lain yang diduga berkaitan dengan perjalanan ibadah haji dan umrah. Kondisi itu membuat warga mempertanyakan asal-usul dan pihak yang membuang dokumen tersebut.