Pemkot Malang Siapkan Skema Ketat Sambut Presiden Prabowo di Puncak Harlah 1 Abad NU

Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, yang sebelumnya digunakan sebagai lokasi tur dakwah Zakir Naik. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq

Pemkot Malang Siapkan Skema Ketat Sambut Presiden Prabowo di Puncak Harlah 1 Abad NU

Daviq Umar Al Faruq • 3 February 2026 19:09

Malang: Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mematangkan persiapan menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada puncak peringatan Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU). Acara puncak rencananya diselenggarakan di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, pada 7-8 Februari 2026.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan seluruh skema teknis telah disiapkan berlapis guna mengantisipasi dinamika lapangan. Agenda kenegaraan ini berlangsung bersamaan dengan kegiatan keagamaan berskala besar.

“Koordinasi sudah kami siapkan sejak H-1 maupun H-2. Kami menggunakan Plan A dan Plan B. Kalau ada catatan atau perubahan, akan kami koordinasikan kembali di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Wahyu Hidayat, Selasa, 3 Februari 2026.

Ia menyebut pengamanan kedatangan Presiden menjadi prioritas utama. Pemkot Malang menggandeng unsur TNI, termasuk Komando Resor Militer (Danrem), sebagai koordinator pengamanan wilayah.

“Untuk pengamanan dan teknis kedatangan Presiden, semuanya sudah kami koordinasikan, termasuk titik-titik jalur yang akan dilewati,” ujar Wahyu.
 


Tak hanya jalur iring-iringan Presiden, skema pengaturan pergerakan jemaah juga disusun secara detail. Tujuannya mencegah penumpukan massa saat rombongan kepala negara melintas di sekitar stadion.

“Alurnya sudah kami siapkan. Mulai dari titik kedatangan, jalur masuk, hingga penggeseran jemaah jika Presiden melintas,” tutur Wahyu.

Di sisi lain, lonjakan jumlah jemaah menjadi perhatian serius. Stadion Gajayana diperkirakan hanya mampu menampung sekitar 25 ribu orang. Sementara itu, antusiasme warga NU diprediksi jauh melampaui kapasitas tersebut.

“Titik perhatian kami bukan hanya di dalam stadion, tetapi juga di luar. Karena keterbatasan kapasitas, banyak jemaah yang berada di jalan-jalan sekitar stadion,” ungkap Wahyu.


President Prabowo Subianto the 2026 Rakornas. Photo: BPMI Setpres

Untuk menjaga kenyamanan dan memastikan jemaah di luar area utama tetap dapat mengikuti acara, Pemkot Malang menyiapkan fasilitas pendukung berupa videotron di sejumlah titik konsentrasi massa.

“Kami koordinasi dengan PWNU. Setiap titik jemaah akan disiapkan videotron agar bisa menyaksikan acara,” kata Wahyu.

Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung pada pagi hari. Langkah ini diambil untuk mengurangi risiko kepadatan berlebih serta menjaga kondisi jemaah. “Acara dimulai pagi supaya tidak terlalu siang. Kasihan jemaah kalau terlalu lama. Semua titik dan pengaturannya sudah kami siapkan,” kata Wahyu.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)