Pengelolaan Perangkat Digital Jadi Sorotan di Tengah Meningkatnya Ancaman Siber

Presiden Direktur Ingram Micro, Mulia Dewi Karnadi (kanan). Dokumentasi/ istimewa.

Pengelolaan Perangkat Digital Jadi Sorotan di Tengah Meningkatnya Ancaman Siber

Deny Irwanto • 22 July 2026 13:12

Jakarta: Meningkatnya penggunaan perangkat digital di lingkungan kerja mendorong kebutuhan akan sistem pengelolaan dan keamanan yang lebih terintegrasi. Menjawab kebutuhan tersebut, Hexnode, divisi perangkat lunak perusahaan dari Mitsogo, menjalin kerja sama distribusi dengan Ingram Micro untuk memperluas jangkauan solusi manajemen endpoint di Indonesia.

Kerja sama tersebut menandai penunjukan Ingram Micro sebagai distributor resmi Hexnode di Indonesia. Presiden Direktur Ingram Micro, Mulia Dewi Karnadi, mengatakan kemitraan ini diharap memperkuat kemampuan mitra perusahaan dalam menghadirkan layanan manajemen perangkat bagi pelanggan.

"Kami membangun kapabilitas lokal yang memungkinkan mitra kami untuk memosisikan, mengimplementasikan, dan mendukung solusi bagi pelanggan mereka secara sukses. Dengan menambahkan Hexnode ke dalam portofolio kami, kami dapat membantu reseller dan integrator sistem dalam mengembangkan layanan terkelola (managed services) yang lebih kuat serta peluang pendapatan berkelanjutan terkait manajemen endpoint," kata Mulia di Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026.

Melalui dukungan teknis, integrasi solusi, dan dukungan pemasaran (go-to-market), kami bertujuan membantu mitra kami memenuhi kebutuhan pelanggan yang lebih beragam serta mempercepat adopsi manajemen perangkat modern di seluruh Indonesia.

Kebutuhan terhadap pengelolaan perangkat yang lebih baik sejalan dengan meningkatnya ancaman siber. Berdasarkan data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Indonesia mencatat sekitar 5,5 miliar insiden siber sepanjang 2025 atau meningkat signifikan dibandingkan rata-rata empat tahun sebelumnya. Pada awal 2026, tercatat pula tambahan sekitar 1,52 miliar insiden siber.


Presiden Direktur Ingram Micro, Mulia Dewi Karnadi (kiri). Dokumentasi/ istimewa.

Kondisi tersebut membuat perusahaan perlu mengelola berbagai perangkat kerja, mulai dari komputer, ponsel, hingga perangkat operasional lainnya, secara lebih terpusat sekaligus memperkuat aspek keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi, termasuk Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

Melalui jaringan distribusi Ingram Micro, solusi manajemen endpoint Hexnode diharapkan dapat diakses lebih luas oleh reseller, integrator sistem, dan penyedia layanan terkelola di Indonesia.

Enterprise Sales Director ASEAN Hexnode, Keith O'Leary, mengatakan kerja sama ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat kehadirannya di pasar Indonesia.

"Bersama-sama, kami memperkuat komitmen kami terhadap pasar Indonesia dan memberdayakan berbagai bisnis melalui solusi manajemen endpoint berkelas dunia. Kami berharap dapat terus berkembang bersama Ingram Micro dan ekosistem mitranya yang luar biasa," jelas Keith.

Solusi tersebut ditujukan untuk mendukung berbagai sektor, seperti ritel, layanan kesehatan, logistik, manufaktur, hingga layanan lapangan yang membutuhkan pengelolaan perangkat dalam jumlah besar dan tersebar di berbagai lokasi.


 

(Deny Irwanto)