Buntut Kalah Dramatis, Mesir Minta FIFA Selidiki Seluruh Wasit Pertandingan Argentina

Pemain Mesir usai kalah dari Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Foto: X/@EgyptNT_EN

Buntut Kalah Dramatis, Mesir Minta FIFA Selidiki Seluruh Wasit Pertandingan Argentina

Muhamad Marup • 9 July 2026 14:48

Jakarta - Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) secara resmi mengajukan protes kepada FIFA usai kalah dramatis dari Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2026. EFA juga meminta penyelidikan terhadap seluruh ofisial pertandingan yang memimpin laga tersebut.

EFA menilai sejumlah keputusan wasit telah merugikan mereka hingga kalah 2-3 dan tersingkir dari kompetisi. Mesir menuding terdapat kesalahan-kesalahan serius yang dilakukan tim wasit serta penerapan standar ganda.

"Hany Abou Rida, Presiden Federasi Sepak Bola Mesir telah mengajukan pengaduan kepada FIFA dengan menuntut penyelidikan terhadap wasit asal Prancis, Francois Letexier," tulis keterangan resmi EFA, dikutip dari Antara, Kamis, 9 Juli 2026.

Mesir juga meminta penyelidikan terhadap tim wasit dan petugas video assistant referee (VAR) atas dugaan kesalahan yang mencolok dan keengganan meninjau ulang beberapa tayangan penting.

EFA bahkan mendesak FIFA mencoret seluruh kru wasit Piala Dunia setelah proses investigasi dan menuding adanya tindakan diskriminatif terhadap tim nasional Mesir.

Pemain hingga Pelatih Mesir Blak-Blakan Merasa Dicurangi saat Lawan Argentina

Pelatih timnas Mesir, Hossam Hassan berargumen dengan wasit, Francois Letexier di laga Argentina vs Mesir. (Instagram/@thetwinhassan)

Kontroversi terjadi saat Mesir yang unggul 1-0 pada babak kedua sempat mencetak gol melalui Mostafa Zico. Namun, gol tersebut dianulir setelah VAR menilai gelandang Marwan Attia menginjak kaki bek Argentina Lisandro Martinez pada awal proses terciptanya gol.

Mesir juga dirugikan ketika Mohamed Salah diduga dilanggar di kotak penalti Argentina beberapa detik sebelum sang juara bertahan melancarkan serangan balik yang berujung gol kemenangan pada injury time untuk memastikan kemenangan 3-2.

Pelatih Mesir Hossam Hassan menilai timnya menjadi korban ketidakadilan sepanjang pertandingan.

"Mungkin mereka ingin mempertahankan juara dunia tetap berada di turnamen. Mungkin mereka ingin Messi tetap memiliki peluang melanjutkan perjalanan," kata Hassan seusai laga. Mostafa Zico turut melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit dan menyebut kepemimpinannya tidak adil.

"Sejak awal pertandingan kami sudah diperlakukan tidak adil. Sangat jelas turnamen ini telah diatur," ujar Zico.

Bagi Mesir, kegagalan ini kembali memperpanjang penantian mereka untuk menembus perempat final Piala Dunia, pencapaian yang belum pernah diraih sepanjang sejarah keikutsertaan mereka.

Sementara itu, Argentina melaju ke babak perempat final dan akan menghadapi Swiss di Kansas City.

(Muhamad Marup)