Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (ANTARA/Agung Dwi Prakoso)
Menpora akan Jembatani Pemda dan KPK terkait Renovasi Mandalakrida
Achmad Zulfikar Fazli • 8 July 2026 23:28
Yogyakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir akan menjembatani Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait proses renovasi Stadion Mandalakrida, Yogyakarta. Hal ini dilakukan agar pembangunan dapat segera dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Tadi sudah disampaikan, tentu kami dari pemerintah pusat nanti coba menjembatani antara Pemda dan KPK," kata Erick Thohir di Yogyakarta, dilansir dari Antara, Rabu, 8 Juli 2026.
Hal tersebut disampaikan Erick saat menyaksikan pertandingan semifinal Liga 4 Nasional 2026 antara Pasuruan United melawan Persinga Ngawi di Stadion Mandalakrida, Yogyakarta.
Menanggapi belum memadahinya fasilitas stadion, terutama lampu penerangan, Erick mengaku menyayangkan kondisi tersebut dan telah membahasnya dengan Pemerintah Daerah DIY.
"Sayang ya (fasilitas lampu belum memadahi), karena ini stadionnya bagus, tadi saya sudah bicara dengan pemda," ujar Erick.
Menurut Erick, renovasi Stadion Mandalakrida sempat terhambat setelah muncul persoalan hukum beberapa tahun lalu. Namun, Pemerintah Daerah DIY tengah mengupayakan kelanjutan renovasi dengan melengkapi berbagai dokumen yang dipersyaratkan.
"Tapi tadi saya sudah bicara dengan pemerintah daerah, nanti ada beberapa isu dengan KPK untuk kita (cari) seperti apa solusinya," kata Erick.
Baca Juga :
PSSI Berencana Bangun Pusat Latihan Timnas Usia Dini di Daerah

Menteri Pemuda dan Olahaga Erick Thohir memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta, Selasa (23/6/2026). (ANTARA/Aloysius Lewokeda)
Dia siap memfasilitasi komunikasi antara Pemerintah Daerah DIY dan KPK apabila diperlukan. Dengan begitu, proses renovasi dapat segera berjalan, namun tetap sesuai dengan regulasi yang berlaku.
"Sehingga infrastruktur yang sudah dibangun oleh Pemda bisa diperbaiki sedikit lagi, kalau ada investasi baru seperti lampu dan lain-lain paling tidak dasar hukumnya ada," ujar Erick.
Dalam kesempatan tersebut, Erick mengapresiasi jalannya pertandingan semifinal Liga 4 Nasional 2026 antara Pasuruan United dan Persinga Ngawi yang berlangsung sengit hingga adu penalti.
"Ini sudah sampai babak semifinal dan menuju final, ini bagian dari bagaimana kita membangun persepakbolaan amatir di Indonesia," kata Ketua Umum PSSI itu.
Menurut Erick, PSSI akan terus memperkuat ekosistem kompetisi Liga 4 sebagai bagian dari pembinaan sepak bola nasional agar mampu melahirkan pemain-pemain berkualitas.
"Ke depannya kita akan fokus di kompetisi di kota, lalu di provinsi supaya ramai dan persaingannya maksimal serta pemain bisa dipantau liga lain maupun timnas yang kelompok umurnya sesuai," ujar Erick.
_%20(ANTARA_Aloysius%20Lewokeda).jpeg)