Siklon Haisen Picu Gelombang Tinggi di Perairan Sulut Hingga 18 Juli

Gelombang tinggi menghantam pemecah ombak di ruas jalan Boulevard Manado pada beberapa waktu lalu. ANTARA/Karel A Polakitan

Siklon Haisen Picu Gelombang Tinggi di Perairan Sulut Hingga 18 Juli

Lukman Diah Sari • 14 July 2026 23:28

Manado: Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kecepatan angin tertinggi berpeluang terjadi di Perairan Minahasa Utara dan perairan Kabupaten Kepulauan Sitaro.

"Kondisi tersebut dapat menyebabkan meningkatnya tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut," ujar Ketua Tim Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Bitung, Ricky Daniel Aror di Manado, Selasa, 14 Juli 2026, melansir Antara.

Ricky mengatakan, saat ini siklon tropis Haisen di Laut Filipina utara Papua, bergerak ke arah utara. Sementara pada umumnya angin dominan bertiup dari arah tenggara-barat daya dengan kecepatan rata-rata 6-25 knot.

"BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 18 Juli 2026," ujarnya.

ilustrasi (MI/Akhmad Safuan)

Tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan selatan Sulut, perairan Kabupaten Minahasa Utara, perairan Kabupaten Kepulauan Sitaro, perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe, perairan Kabupaten Kepulauan Talaud dan Laut Maluku.

Ricky berpesan agar warga berhati-hati bila melakukan aktivitas di wilayah perairan, dengan tinggi gelombang yang bisa mencapai 2,5 meter.

(Lukman Diah Sari)