Kerangka Manusia Ditemukan di Bantaran Sungai Musi, Ini Ciri-cirinya

Penemuan kerangka manusia tanpa identitas di bantaran Sungai Musi, atau di dermaga PT Sinar Alam Permai (SAP), Desa Mariana, Kecamatan Banyuasin, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, Senin (23/2/2026). ANTARA/HO/Polda Sumsel

Kerangka Manusia Ditemukan di Bantaran Sungai Musi, Ini Ciri-cirinya

Lukman Diah Sari • 25 February 2026 07:43

Palembang: Polda Sumatra Selatan (Sumsel) menyelidiki penemuan kerangka manusia tanpa identitas di bantaran Sungai Musi, tepatnya di dermaga PT Sinar Alam Permai (SAP), Desa Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin. Kerangka itu ditemukan pada Senin, 23 Februari 2026.

"Kerangka pertama kali ditemukan oleh seorang sopir mobil pengangkut padi yang hendak mandi di sungai. Saksi melihat sesosok jenazah terdampar dan langsung melaporkannya kepada petugas keamanan perusahaan," ujar Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mukmin Wijaya, di Palembang, Selasa, 24 Februari 2026, melansir Antara.

Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada personel Kapal Polisi V-1034 Muara Kumbang milik Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumsel. Personel kepolisian bersama tim Basarnas Palembang segera mendatangi lokasi untuk mengevakuasi temuan tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan kerangka manusia yang tidak lagi utuh, yakni hanya menyisakan bagian tubuh dari pinggang hingga kaki. Petugas juga mencatat ciri-ciri pakaian yang masih melekat pada kerangka, yaitu celana jins biru dan celana pendek berwarna merah.

"Kerangka manusia tersebut telah dievakuasi ke Markas Komando Ditpolairud. Setelah berkoordinasi dengan Subdit Gakkum, kerangka dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk menjalani visum et repertum (VER) guna kepentingan identifikasi," ujar Nandang.

Polda Sumsel mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri pakaian tersebut agar segera melapor ke Ditpolairud Polda Sumsel atau mendatangi RS Bhayangkara Palembang untuk mempercepat proses identifikasi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)