IHSG Turun 0,25% ke Level 8.301 di Kamis Pagi

Ilustrasi perdagangan saham di BEI. Foto: MI/Usman Iskandar.

IHSG Turun 0,25% ke Level 8.301 di Kamis Pagi

Husen Miftahudin • 26 February 2026 09:49

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami penurunan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis, 26 Februari 2026, IHSG berada di posisi 8.351,361.

Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.41 WIB, IHSG sempat naik sebelum akhirnya turun sebanyak 21,074 poin setara 0,25 persen ke level 8.301,153.

Adapun sebanyak 324 saham emiten menurun pada perdagangan pagi ini. Sementara, 232 saham lainnya menguat dan 168 saham stagnan.

Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.41 WIB sebanyak Rp7,324 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 12,364 miliar saham.
 

Baca juga: IHSG Mendarat di Zona Hijau ke Level 8.322


(Ilustrasi pergerakan saham pada IHSG. Foto: Medcom.id)
 

IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan


Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengungkapkan, IHSG pada perdagangan hari ini masih akan mencoba untuk melanjutkan kenaikan seiring penguatan indeks saham di Amerika Serikat (AS).

"Tapi hati-hati sepanjang belum break di atas 8.450, IHSG masih berpeluang kembali koreksi. Diperkirakan support IHSG 8.250-8.270 dan resist IHSG 8.380-8.450," jelas Fanny dalam analisis hariannya.

Pada perdagangan kemarin (25/2), IHSG ditutup naik 0,5 persen, tapi disertai dengan net buy asing sebesar Rp1,18 triliun. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBRI, BBCA, UNTR, ADRO, dan ASII.

Sementara itu, Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu (25/2), melanjutkan kenaikan yang dipimpin oleh saham teknologi dan menyentuh level tertinggi. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,63 persen, S&P 500 menguat 0,81 persen, dan Nasdaq Composite melesat 1,26 persen.

Di sisi lain, pasar saham Asia menguat pada Rabu (25/2), dipimpin kenaikan saham produsen chip Korea Selatan, di tengah kembalinya optimisme investor terhadap sektor kecerdasan buatan (AI). Seiring, pelaku pasar juga menanti pidato kenegaraan Presiden AS Donald Trump di Washington.

Indeks Nikkei 225 Jepang tercatat melonjak 2,2 persen, dan Topix naik 0,7 persen. Di Korea Selatan, indeks KOSPI melesat 1,9 persen. Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,7 persen, CSI300 China menguat 0,6 persen. Indeks S&P/ASX200 Australia 1,2 persen, meskipun inflasi Januari yang lebih tinggi meningkatkan risiko kenaikan suku bunga oleh Reserve Bank of Australia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)