Ilustrasi narkoba. Foto: Pexels
Kenapa Artis Bisa Kembali Terjerat Narkoba? Simak Faktor Penyebab Kecanduan
Muhamad Marup • 27 August 2026 18:26
Jakarta: Artis menjadi profesi yang erat dengan narkoba. Terbaru, Aktor Revaldo Fifaldi kembali terjerat kasus narkoba dan menjadi kali keempat ia ditangkap sejak pertama kali tertangkap pada tahun 2006.
Melansir Klik Dokter, sebagian jenis narkoba merupakan obat-obatan dalam dunia medis yang digunakan untuk kepentingan tertentu, seperti penenang, antinyeri, anti depresan, dan obat-obatan anestesi. Namun demikian, dalam dunia medis, penggunaan obat ini sangat ketat dengan indikasi, dosis, dan frekuensi yang jelas.
Pada dasarnya, siapa saja bisa mengalami kecanduan narkoba. Akan tetapi, risiko kemungkinan mengalami penyalahgunaan narkoba bervariasi antara satu orang dengan yang lainnya, terutama bagi para artis.
Penyebab Narkoba Menjerat Artis
Artis memiliki risiko terjerat kasus narkoba dikarenakan tingkat stres dan tingginya angka kejadian depresi pada populasi ini. Penyalahgunaan narkoba banyak dilakukan kalangan artis sebagai salah satu cara untuk meningkatkan performa.Dalih penggunaan narkoba yaitu menggenjot stamina, melawan rasa sakit, dan membantu menurunkan berat badan, menekan stres dan meningkatkan kepercayaan diri. Selain itu, tekanan dari kompetitor dan masyarakat untuk selalu tampil prima, terlihat segar, dan bertubuh ideal membuat para artis tak bisa lepas dari jeratan narkoba.
Hal ini lantas mendorong segelintir artis memilih narkoba sebagai jalan pintas untuk bisa memberikan performa yang baik di atas panggung. Dorongan untuk mengkonsumsi narkoba bisa datang kapan saja, baik dari dalam maupun luar diri mereka.
Lingkungan yang telah terpapar narkoba, maupun desakan kebutuhan akibat tekanan pekerjaan, dapat menjadi pemicu mengapa seorang artis dengan mudah bisa mengonsumsi narkoba.
Aktor Revaldo Fifaldi (kiri). Foto: Metrotvnews.com/Azri Arifin.
Penyebab Narkoba Bikin Kecanduan
Ada beberapa faktor yang memengaruhi seseorang lebih rentan terjerat untuk menggunakan narkoba, di antaranya adalah:- Riwayat keluarga dengan kecanduan narkoba
- Riwayat mengalami abuse atau tidak mendapat perhatian dalam keluarga
- Adanya masalah mental seperti depresi dan kecemasan
- Riwayat penggunaan narkoba sebelumnya
- Pergaulan dan lingkungan yang tidak sehat
Jenis depresan akan membuat seseorang menjadi tenang dan mengantuk. Sementara itu, jenis halusinogen akan membuat seseorang berhalusinasi. Namun demikian, efek tersebut hanyalah sementara.
Narkoba mengandung zat kimia yang dapat berikatan dengan reseptor yang ada di otak dan tubuh. Ikatan antara zat aktif narkoba dengan reseptor di otak menyebabkan otak mengeluarkan zat bernama neurotransmitter tertentu yang menimbulkan efek pada tubuh tergantung dari jenis narkoba tersebut.
Dengan penggunaan narkoba berulang kali, jumlah reseptor zat narkoba dalam tubuh akan semakin banyak. Akibatnya, orang tersebut akan mengalami keinginan untuk menggunakan narkoba lagi setelah efek narkoba tersebut habis.
Tidak hanya itu, semakin lama tubuh akan mengalami toleransi terhadap dosis narkoba tersebut. Karena itu, untuk mendapatkan efek seperti sebelumnya, pecandu narkoba membutuhkan dosis narkoba yang lebih besar. Jika tidak dipenuhi, tubuh akan memberikan efek kebalikan sehingga orang tersebut akan mengalami rasa yang sangat tidak nyaman di tubuhnya.
Hal inilah yang membuat seseorang yang sudah kecanduan sangat sulit untuk lepas dari narkoba. Seseorang yang sudah mengalami kecanduan narkoba tidak dapat berhenti menggunakan narkoba begitu saja.
Pencegahan dan Penanganan
Diperlukan proses rehabilitasi dengan cara yang benar oleh tenaga medis profesional agar seseorang secara bertahap dapat lepas dari narkoba. Satu hal yang paling penting adalah pembinaan mental dan rohani agar pecandu tidak kembali terperosok ke lubang yang sama.Baca Juga :
Polisi Dalami Alasan Revaldo Hobi Pakai Narkoba
Bagi artis untuk mendapatkan stamina yang prima demi menunjang rutinitas yang padat sebenarnya sangat mudah dan tanpa harus mengonsumsi narkoba. Menerapkan pola hidup sehat sejak dini bisa menjadi cara terbaik agar dapat terbebas dari jeratan narkoba.