H-11 Lebaran, Terminal Kampung Rambutan Mulai Dipadati Pemudik

Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur mulai dipadati pemudik pada H-11 Lebaran 2026. Metrotvnews.com/Zaenal

H-11 Lebaran, Terminal Kampung Rambutan Mulai Dipadati Pemudik

Zaenal Arifin • 10 March 2026 00:46

Jakarta: Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur mulai dipadati pemudik pada H-11 Lebaran 2026. Mayoritas penumpang akan melakukan perjalanan ke Sumatra.

Dari pantauan Metrotvnews.com, banyak penumpang yang menunggu bus di ruang tunggu terminal. Para penumpang terlihat membawa tas, koper, hingga kardus.

Septalia, 29, calon penumpang yang akan mudik ke Palembang, Sumatra Selatan, mengaku memilih mudik lebih awal karena belum ada kenaikan harga tiket.

"Sekarang tiketnya belum naik, masih stabil, masih normal. Jadi kita masih terjangkaulah buat beli tiketnya gitu. Kalau itu bisa dua kali lipat gitu, kalau sudah deket hari H lebaran," ucap Septalia di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin, 9 Maret 2026.

Ibu satu anak itu juga memutuskan mudik lebih awal, karena sudah tidak memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan di Jakarta dan menghindari macet.

"Biasanya kalau kita ini kan, apalagi kan sekarang tuh udah tol gitu, jadi cepet kitanya kalau untuk sekarang kita mudiknya," jelas dia.

Septalia melakukan perjalanan mudik bertiga bersama anak dan sepupunya. Sementara itu, sang suami akan menyusul mendekati Lebaran.

"Ya suami nyusul, karena dia masih kerja, jadi suami sekitar tanggal 17 Maret berangkat pas dia benar libur," kata dia.
 

Baca Juga: 

Presiden Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Persiapan Jelang Idulfitri



Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur mulai dipadati pemudik pada H-11 Lebaran 2026. Metrotvnews.com/Zaenal

Hal senada disamapaikan Ade, 32, calon penumpang yang akan mudik ke Payakumbuh, Sumatra Barat. Dia mengaku memilih pulang lebih awal untuk menghindari kemacetan, sekaligus mendapatkan harga tiket normal.

"Iya mau pulang lebih awal ke Payakumbuh, karena mau menghindari macet dan tiket belum naik kalau jauh sebelum musim mudik," kata Ade.

Dia mengaku rutin pulang lebih awal ke kampung halaman dan memilih meliburkan aktivitas dagangnya beberapa hari sebelum Lebaran.

"Iya, emang biasa kayak gini, dari jauh hari karena kan dagang juga. Paling 10 hari puasa sudah, paling lama 15 hari, tiket juga masih normal Rp875 ribu untuk sleper," ungkap dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)