7 Negara dengan Utang Negara Tertinggi di Dunia

Ilustrasi utang. Foto: dok MI.

7 Negara dengan Utang Negara Tertinggi di Dunia

Riza Aslam Khaeron • 29 January 2026 19:28

Jakarta: Utang negara menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kondisi dan daya tahan ekonomi suatu negara. Di tengah perlambatan ekonomi global,tekanan geopolitik dan kebutuhan pembiayaan pembangunan, sejumlah negara tercatat memiliki beban utang yang sangat besar, bahkan mencapai triliunan dolar.  

Pemerintah suatu negara sering kali meminjam uang untuk meningkatkan pertumbuhan atau kesejahteraan warganya. Ketika pemerintah melakukan hal ini, uang yang dipinjam akan menjadi bagian dari utang nasional.

Dalam istilah yang lebih sederhana utang nasional adalah total utang yang dimiliki oleh pemerintah sebuah negara kepada berbagai pemberi pinjaman, bisa berupa pemerintah lain atau perusahaan. 

Melansir IndiaTimes, utang pemerintah telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa, pada tahun 2025 melampaui 110.9 triliun dollar AS. Meskipun setiap negara memiliki tingkat utang publik tertentu, beberapa negara dengan ekonomi besar menanggung sebagian besar utang tersebut.  
 

1. Amerika Serikat

Amerika Serikat tetap sebagai negara dengan utang pemerintah terbesar di seluruh dunia dengan jumlah utang mencapai 38,27 triliun dolar AS, menguasai sedikit lebih dari satu pertiga dari total utang publik gobal.

Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, pemerintah federal telah menambah hampir 2,9 triliun dolar AS ke dalam utang nasional. Penambahan ini disebabkan oleh defisit anggaran yang berkelanjutan, meningkatnya biaya bunga, dan tanggung jawab pengeluaran jangka panjang. 
 

2. Tiongkok

Tiongkok berada di posisi kedua, memiliki utang pemerintah yang mendekati 18,7 triliun dollar AS. Meskipun jumlah ini lebih rendah dibandingkan dengan Amerika Serikat, pada tahun 2025, Tiongkok mengalami pertumbuhan tercepat dalam utang publik global, meningkat sebesar 13,6%.

Tambahan sekitar $2,2 triliun tercatat dalam satu tahun, sebuah kenaikan yang diakibatkan oleh investasi terus-menerus dari negara
 

3.  Jepang

Jepang memiliki persentase utang nasional tertinggi ketiga di dunia, yaitu sekitar 230 persen. Total utang pemerintahannya mencapai 9,83 triliun dolar AS. Adapun pertumbuhan utang pada tahun 2025 yaitu sekitar 200 miliar dolar AS (sedikit lebih dari 2%). 


Ilustrasi: Freepik.
 

4. Inggris

Saat ini Inggris memiliki utang mencapai sekitar 4 triliun dolar AS. Seiring pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan fiskal selama bertahun-tahun dan pinjaman yang diambil selama pandemi, jumlah utang nasional terus mengalami peningkatan. 
 
Baca Juga:
3 Negara Paling Tidak Aman Jika Perang Dunia Kembali Terjadi
 

5. Prancis

Prancis mengikuti dengan utang pemerintah yang mencapai 3.92 triliun dolar AS. Pembelanjaan struktural untuk pensiun, layanan kesehatan, dan program kesejahteraan sosial, dipadukan dengan pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat, menjadikan utang tetap tinggi.

Negara ini tetap menjadi salah satu ekonomi utama di Eropa dengan tingkat utang yang sangat tinggi, baik secara absolut maupun relatif.
 

6. Italia

Negara Italia memiliki utang mencapai 3,48 triliun dolar AS, yang mencerminkan bertahun-tahun pinjaman yang tinggi dan pertumbuhan yang minim. Meskipun akumulasi utang telah telah lambat belakangan ini, Italia masih memiliki salah satu beban utang tertinggi di zona euro jika dibandingkan dengan ukuran ekonominya. '
 

7. India

Di posisi ketujuh ada negara India dengan mencapai 3,36 triliun dolar dan selanjutnya, Jerman dengan utang pemerintah mencapai 3,23 triliun dollar AS Meskipun dikenal sebagai negara yang hati-hati dalam pengelolaan fiskal, Jerman berada di urutan atas karena ukuran perekonomiannya yang besar.

Utang pemerintah Kanada mencapai 2,6 triliun dolar AS, menjadikannya yang terbesar kesembilan di dunia. Dan dengan total utang pemerintah sebesar $2,06 triliun, Brasil berada di urutan terakhir dari 10 negara dengan utang pemerintah terbesar.

Namun biasanya jumlah utang suatu negara dalam dolar tidak dilihat secara terpisah. Sebaliknya, hal ini dilihat dalam hubungan dengan produk domestik bruto (PDB) total negara tersebut, yang menunjukan kapasitas negara itu untuk mengembalikan hutangnya.

Jika melihat dari rasio hutang terhadap PDB, Sudan memiliki rasio tertinggi dengan hutang melebihi 272% dari PDB per tahun, sedangkan Amerika Serikat berada di posisi ke-16. 

(Jessica Nur Faddilah)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)