Kepala BNPB Suharyanto saat menyampaikan laporan dalam rapat terbatas virtual bersama Presiden Prabowo Subianto, Rabu, 23 September 2026. Foto: BPMI Setpres.
Satgas Karhutla Berhasil Padamkan 1.002 Hektare Lahan Terbakar
Kautsar Widya Prabowo • 23 September 2026 20:29
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatatkan progres signifikan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatra dan Kalimantan. Tim Satgas gabungan dilaporkan berhasil memadamkan lahan terbakar seluas 1.002,74 hektare hanya dalam kurun waktu satu hari.
"Yang sudah berhasil dipadamkan, Bapak Presiden, satu hari kemarin ada 1.002,74 hektare. Sehingga yang tadi pagi sampai siang sampai sore ini sedang dipadamkan, jumlahnya 209,78 hektare," kata Kepala BNPB Suharyanto saat menyampaikan laporan dalam rapat terbatas virtual bersama Presiden Prabowo Subianto, Rabu, 23 September 2026.
Baca Juga :
Suharyanto menjelaskan bahwa total luasan area yang terdampak karhutla pada hari sebelumnya sempat menyentuh angka 1.212,52 hektare. Berkat penanganan intensif di lapangan, kini sisa area yang masih dalam proses pemadaman intensif tersisa 209,78 hektare.
Dari sisa area yang terbakar, wilayah Kalimantan Selatan mencatatkan luasan karhutla terbesar yang masih ditangani, yaitu seluas 63,16 hektare. Sementara itu, luasan terkecil berada di Kalimantan Barat dengan area terbakar seluas 11,74 hektare.

Presiden Prabowo Subianto (tengah) memimpin rapat terbatas terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Sumatra dan Kalimantan di Istana Kepresidenan RI, Jakarta. Foto: ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.
Suharyanto menegaskan bahwa pihak BNPB terus melakukan pemantauan berkala secara ketat dari hari ke hari. Langkah ini dilakukan untuk memastikan laju pemadaman harian selalu lebih tinggi dibandingkan dengan kemunculan titik api baru di area rawan karhutla.
"Kami ikuti terus hari per hari sehingga kami upayakan setiap hari yang dipadamkan itu besar, sehingga yang timbul kebakaran baru itu tidak membuat setiap hari meningkat terus untuk yang kebakarannya," tegas Suharyanto.