Plogging atau olahraga lari santai (jogging) sambil memungut sampah. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.
KLH Dukung Aksi Plogging Komunitas di Kawasan HBKB Jakarta
Metro TV • 20 September 2026 09:35
Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mendukung agenda plogging atau olahraga lari santai (jogging) sambil memungut sampah. Acara ini diselenggarakan oleh Komunitas World Cleanup Day Indonesia di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu, 20 September 2026.
“Kami dari pemerintah dari Kementerian Lingkungan Hidup sangat mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini karena melibatkan banyak masyarakat, banyak lapisan masyarakat, termasuk anak-anak muda tentunya sebagai penerus bangsa,” kata Direktur Pengurangan Sampah dan Ekonomi Sirkular KLH, Agus Rusly, di lokasi acara, Minggu, 20 September 2026.
Baca Juga :
Agus secara khusus menyoroti tingginya partisipasi anak muda yang mendominasi aksi sosial lingkungan tersebut. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam aksi plogging massal ini menjadi dorongan nyata untuk mewujudkan target Indonesia bebas sampah pada 2029 mendatang.
“Kita menuju 2029 bebas sampah dan 2045 Indonesia Emas, tentunya anak-anak muda ini punya peran di masa mendatang,” ucap Agus.
Leader World Cleanup Day Indonesia, Andy Bahari, menjelaskan bahwa rute plogging dimulai dari titik awal Waste Station Dukuh Atas dan berakhir di area Kampus Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Setiabudi, Jakarta Selatan.
“Kegiatan di sini kita akan memulai kegiatan plogging nanti akan selesai di sekitar jam sembilan. Berakhir di titiknya Atma Jaya, di Atma Terra,” kata Andy.

Plogging atau olahraga lari santai (jogging) sambil memungut sampah. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.
Setibanya di garis finish area Kampus Atma Jaya, para peserta diajak mengikuti sesi talkshow edukatif mengenai strategi pengolahan sampah. Selain itu, tersedia pula stan (booth) pameran dari berbagai komunitas serta startup lingkungan yang menampilkan beragam inovasi pengolahan daur ulang sampah.
“Di sana akan dilanjutkan kegiatan talkshow juga, di situ juga ada booth-booth teman-teman dari startup, komunitas, teman-teman yang melakukan kegiatan-kegiatan pengolahan sampah yang inovatif,” ujar Andy.
(Metrotvnews.com/Afifah Alfina)