KRI Canopus Sisir Sektor Lima Pencarian Korban KM Virgo Transport 8

KRI Canopus resmi diterjunkan pada operasi SAR untuk memperkuat pencarian bawah laut korban KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo. (Antara-HO)

KRI Canopus Sisir Sektor Lima Pencarian Korban KM Virgo Transport 8

Silvana Febiari • 15 September 2026 12:26

Banjarmasin: KRI Canopus dikerahkan menyisir sektor lima dari enam sektor pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada hari ketiga operasi SAR. Pencarian juga diperluas hingga ke wilayah bawah laut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator mengatakan KRI Canopus telah berangkat pada sejak pagi hari. Kapal tersebut langsung dikerahkan ke sektor lima berdasarkan pembagian sektor pada peta pencarian yang digunakan dalam operasi SAR.

“Sudah. KRI Canopus pagi berangkat, sudah kita turunkan di sektor lima peta pencarian,” kata Putu menyampaikan perkembangan operasi SAR hari ketiga kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, dilansir dari Antara, Selasa, 15 September 2026. 


KRI Canopus memperkuat pencarian bersama sejumlah armada lain yang ditempatkan pada enam sektor, yaitu KRI Nala, KRI I Gusti Ngurah Rai, KRI Pulau Fani, KN SAR Laksamana 241 Banjarmasin, KN Kunyit, KAL Kumai, serta KN SAR Wisanggeni 236 Balikpapan.

Unsur laut yang terlibat dalam operasi pencarian meliputi KN SAR Kamajaya 104 Makassar, KN SAR Permadi 249 Surabaya, Rigid Bouyancy Boat (RBB), KP Laksamana 7012, KP Orca 06, MV Haida, KM Cahaya Bahari Jaya, MT Mauhuw IX, serta TB Transcoal Pacific. Seluruh armada tersebut dikerahkan untuk mendukung penyisiran di wilayah pencarian.

KRI Canopus dikerahkan ke sektor lima untuk memperluas cakupan pencarian pada hari ketiga operasi SAR. Total wilayah pencarian dibagi menjadi enam sektor untuk mengoptimalkan penyisiran korban KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa.


Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator (kiri) memberikan keterangan di sela-sela proses evakuasi 22 korban selamat kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa, 15 September 2026. ANTARA/Tumpal Andani Aritonang

Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyebut KRI Canopus dilengkapi teknologi untuk mendukung pencarian bawah laut. Peralatan tersebut meliputi drone bawah air, multibeam echo sounder, dan Remotely Operated Vehicle (ROV) untuk mendeteksi serta memetakan kondisi bawah laut, termasuk mencari korban maupun bagian kapal.

Basarnas mengonfirmasi sebanyak 114 korban telah ditemukan hingga pukul 09.00 WITA. Mereka  terdiri atas 108 korban selamat dan enam orang meninggal dunia, sehingga masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang.

Dari 114 korban yang telah ditemukan, sebanyak 110 korban sudah tiba di Banjarmasin, terdiri atas 108 korban selamat dan dua korban dalam keadaan meninggal dunia. Sementara empat korban lain dalam keadaan meninggal dunia masih proses evakuasi menggunakan armada udara.

Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 penumpang dan dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu, 13 September 2026, sekitar pukul 02.00 WITA. Kapal tersebut sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu, 12 September 2026.

(Silvana Febiari)