Ilustrasi tes CPNS. Foto: dok Kemenpan RB.
Update Pendaftaran CPNS 2026: Syarat dan Prediksi Jadwal Pelaksanaan
Husen Miftahudin • 8 January 2026 15:00
Jakarta: Kabar mengenai pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 menjadi hal yang ditunggu-ditunggu oleh para pelamar khususnya di kalangan lulusan baru (fresh graduate). Pasalnya, Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi salah satu karier impian yang menawarkan jaminan kehidupan stabil di masa depan.
Melansir dari Blog Amikom, Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) masih berkoordinasi dalam penetapan jadwal resmi Seleksi CPNS 2026. Hingga kini, belum diterbitkan pengumuman resmi terkait waktu pendaftaran, alokasi formasi, maupun ketentuan teknis pelaksanaan seleksi.
Hingga kini, pemerintah belum menetapkan tanggal resmi pembukaan CPNS 2026 karena masih memprioritaskan penyelesaian penerbitan Surat Keputusan (SK) pengangkatan ASN hasil seleksi 2024. Meski demikian, persiapan rekrutmen tetap berjalan, ditandai dengan permintaan KemenPAN-RB kepada kementerian dan lembaga untuk memetakan kebutuhan pegawai ke depan, dengan fokus pada rekrutmen fresh graduate guna mendorong regenerasi birokrasi.
Prediksi jadwal pelaksanaan CPNS 2026
Meski belum ada pengumuman secara resmi, jadwal CPNS 2026 dapat diperkirakan berdasarkan pola rekrutmen tahun-tahun sebelumnya. Umumnya, pengajuan dan validasi formasi dilakukan pada kuartal pertama, disusul pengumuman formasi sekitar pertengahan tahun.
Melansir dari Media Indonesia, pendaftaran melalui portal SSCASN diprediksi berlangsung pada kuartal III 2026 atau sekitar Juni hingga Agustus. Namun, estimasi ini bersifat sementara dan masih dapat berubah sesuai kebijakan dan agenda pemerintah, sehingga pelamar diimbau terus memantau informasi resmi.
| Baca juga: CPNS 2026: Ada Formasi Apa Saja? |

(Ilustrasi, seleksi ASN. Foto: dok Kemenpan RB)
Syarat pendaftaran CPNS 2026
Berikut adalah kriteria dan dokumen persyaratan yang harus dilengkapi calon pelamar CPNS 2026:
1. Syarat umum
- Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI).
- Tidak memiliki riwayat pidana dengan hukuman penjara dua tahun atau lebih.
- Berusia 18–35 tahun saat pendaftaran (beberapa jabatan fungsional tertentu seperti dokter atau dosen bisa hingga 40 tahun).
- Tidak terlibat sebagai anggota maupun pengurus partai politik.
- Tidak pernah diberhentikan secara tidak hormat dari instansi pemerintah, TNI/Polri, atau perusahaan swasta.
- Memiliki kondisi sehat jasmani dan rohani sesuai ketentuan jabatan.
- Siap ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
2. Dokumen persyaratan
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
- Ijazah dan Transkrip Nilai asli sesuai kualifikasi pendidikan.
- Pas foto terbaru dengan latar belakang merah.
- Swafoto (selfie) sesuai ketentuan saat pembuatan akun.
- Surat lamaran yang ditujukan kepada instansi yang dilamar.
- Dokumen pendukung lainnya sesuai persyaratan instansi, seperti Surat Tanda Registrasi (STR) untuk tenaga kesehatan atau sertifikat keahlian lainnya.
Tata cara daftar seleksi CPNS 2026
Bagi calon pelamar penting untuk mengetahui cara mendaftar CPNS 2026 agar tidak keluar. Berikut langkah-langkahnya:
- Kunjungi laman resmi SSCASN BKN melalui https://sscasn.bkn.go.id/.
- Lakukan pendaftaran akun menggunakan NIK dan data pribadi yang diminta.
- Login ke akun, lalu pilih instansi serta formasi sesuai kualifikasi.
- Unggah dokumen persyaratan dalam format dan ukuran yang telah ditentukan.
- Cek kembali seluruh data dan dokumen, kemudian kirim pendaftaran setelah dipastikan benar.
Bagi calon pelamar CPNS 2026, penting untuk terus memantau informasi resmi dari BKN dan KemenPAN-RB, menyiapkan dokumen sejak dini, serta mempelajari pola tes seperti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Meski jadwalnya belum diumumkan secara resmi, namun arah kebijakan pemerintah menunjukkan seleksi akan berlangsung ketat dan berbasis kebutuhan. Sehingga persiapan administrasi, kemampuan, dan mental sejak awal menjadi kunci dalam menghadapi peluang menjadi ASN. (Alfiah Ziha Rahmatul Laili)