60 Personel Dikerahkan Padamkan Api yang Menghanguskan Kontrakan di Ciracas Jaktim

Petugas melakukan penanganan kebakaran yang melanda kontrakan di Ciracas, Jakti. Foto: Antara.

60 Personel Dikerahkan Padamkan Api yang Menghanguskan Kontrakan di Ciracas Jaktim

Anggi Tondi Martaon • 8 May 2026 19:47

Jakarta: Kontrakan lima pintu di Jalan Asmin RT 02/RW 03, Susukan, Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim), kebakaran pada Jumat siang, 8 Mei 2026. Sebanyak 60 personel dikerahkan untuk menjinakan si jago merah.

"Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan bersama 60 personel guna mempercepat proses penanganan api di lokasi padat penduduk tersebut," kata Kepala Seksi Operasional Gulkarmat Jaktim, Abdul Wahid, dikutip dari Antara, Jumat, 8 Mei 2026.

Wahid menyebut, laporan kebakaran diterimanya pada pukul 11.27 WIB. Setelah menerima informasi, petugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

"Objek yang terbakar merupakan kontrakan lima pintu dengan luas area terbakar kurang lebih 300 meter persegi," ungkap Wahid.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 11.35 WIB. Mereka langsung melakukan proses pemadaman satu menit kemudian atau pukul 11.36 WIB.

Api kemudian berhasil dilokalisir pada pukul 11.40 WIB. Sehingga kobaran api tidak menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi.

"Setelah api berhasil dilokalisir, petugas melanjutkan proses pendinginan mulai pukul 11.43 WIB untuk memastikan tidak ada titik api tersisa," ucap Wahid.

Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga pukul 12.25 WIB. Meski bangunan kontrakan mengalami kerusakan cukup parah, peristiwa tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.

Ilustrasi pemadam kebakaran. Foto: Medcom.id.

Wahid mengatakan, berdasarkan informasi sementara di lapangan, kebakaran diduga dipicu fenomena kelistrikan. Api pertama kali diketahui warga sudah dalam kondisi membesar di area belakang atau dapur kontrakan.

"Untuk penyebab sementara diduga akibat fenomena kelistrikan. Saat diketahui warga, api sudah membesar di bagian belakang bangunan," katanya.

Dalam kejadian itu, sebanyak lima kepala keluarga dengan total 15 jiwa berhasil diselamatkan. Sementara nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan dan perhitungan oleh petugas terkait.

Petugas juga memastikan area sekitar aman sebelum meninggalkan lokasi kejadian. Warga diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, terutama pada instalasi listrik rumah yang sudah tua atau penggunaan perangkat elektronik secara berlebihan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)