Ilustrasi - Kondisi perairan di pesisir Kota Kupang, Pulau Timor, NTT. ANTARA/Yoseph Boli Bataona
Waspada! BMKG: Potensi Banjir Rob di Pesisir NTT 8-11 Agustus
Lukman Diah Sari • 8 August 2026 13:28
Kupang: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi banjir pesisir atau rob di sejumlah wilayah pesisir Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 8–11 Agustus 2026 seiring peningkatan ketinggian muka air laut.
"Masyarakat di wilayah terdampak diimbau waspada terhadap potensi fenomena banjir pesisir (rob) yang diprediksi terjadi pada 8–11 Agustus 2026 di sejumlah wilayah pesisir di NTT," kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Yandri Anderudson Tungga, dalam keterangan resminya di Kupang, Sabtu, 8 Agustus 2026, melansir Antara.
-
Pesisir Pulau Flores–Alor
-
Pesisir Pulau Sabu Raijua
-
Pesisir Pulau Sumba
-
pesisir Pulau Timor–Rote.
Ia menjelaskan potensi banjir rob tersebut dipengaruhi fenomena fase perigee pada 10 Agustus 2026 dan fase bulan baru pada 13 Agustus 2026 yang berpotensi meningkatkan ketinggian muka air laut hingga mencapai kondisi maksimum. Berdasarkan pantauan prediksi pasang surut, kecepatan angin, dan tinggi gelombang, kondisi tersebut dapat memengaruhi dinamika wilayah pesisir di NTT sehingga meningkatkan potensi terjadinya banjir rob.
"Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat di kawasan pesisir dan pelabuhan, termasuk kegiatan bongkar muat barang, aktivitas di permukiman pesisir, tambak garam, perikanan darat, serta aktivitas perekonomian lainnya," ujarnya.
.jpg)
ilustrasi (MI/Akhmad Safuan)
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut serta terus memantau perkembangan informasi cuaca maritim yang dikeluarkan BMKG.
"Bagi masyarakat, khususnya yang tinggal dan beraktivitas di wilayah pesisir terdampak, agar meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi terkini dari BMKG," katanya.
Untuk memperoleh informasi cuaca maritim terkini, masyarakat dapat menghubungi layanan WhatsApp BMKG di nomor 0812-1512-2192 atau telepon (0380) 8561910, serta mengakses laman maritim.ntt.bmkg.go.id.