Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Aris Setya.
Pramono Siap Jalankan Kebijakan WFH Sesuai Arahan Pusat
Fachri Audhia Hafiez • 26 March 2026 09:07
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mengikuti arahan pemerintah pusat terkait wacana penerapan kembali kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Langkah ini rencananya akan diberlakukan pasca-libur Lebaran sebagai upaya efisiensi energi di tengah lonjakan harga minyak dunia.
“Jadi, Pemerintah DKI Jakarta akan mengikuti apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat. Apa pun yang diputuskan itu akan kami jalankan,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 25 Maret 2026.
Pramono menjelaskan bahwa hingga saat ini Pemprov DKI masih dalam posisi menunggu, lantaran kebijakan tersebut belum ditetapkan secara resmi. Ia menegaskan pihaknya baru akan mengambil sikap teknis setelah ada payung hukum atau instruksi tertulis dari tingkat kementerian maupun presiden.
“Tetapi karena belum diputuskan, kami belum mengambil sikap untuk itu,” jelas Pramono.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan bahwa wacana WFH ini diusulkan berlaku satu kali dalam sepekan. Namun, Tito menekankan bahwa rincian penerapannya masih menunggu persetujuan akhir dari Presiden Prabowo Subianto. Menurut Tito, para menteri terkait telah melakukan koordinasi awal mengenai penentuan hari pelaksanaan WFH yang seragam.
.jpeg)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.
"Karena itu harus dilaporkan lagi, hasil rapat kemarin ke Bapak Presiden. Setelah ada arahan Presiden, nanti diumumkan resmi," ujar Tito.
Tito juga menjamin bahwa jika kebijakan ini berlaku, pemerintah akan melakukan sosialisasi masif kepada pemerintah daerah. Hal ini bertujuan untuk memastikan layanan publik yang bersifat krusial tetap berjalan optimal dan tidak terganggu oleh pola kerja jarak jauh yang sebelumnya pernah sukses diterapkan saat masa pandemi covid-19.