Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay memberi sambutan pada jumpa pers di media center TVRI, Jakarta, Rabu (25/3/2026). (ANTARA/RAUF ADIPATI)
Komisi VII Minta TVRI Profesional Siarkan Piala Dunia 2026
Siti Yona Hukmana • 25 March 2026 19:36
Jakarta: Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay meminta TVRI profesional dalam penyiaran Piala Dunia 2026, termasuk meningkatkan kualitas jaringan dan memperkuat kerja sama lintas sektor. Hal ini disampaikan dalam jumpa pers di media center TVRI, Jakarta.
Saleh menyatakan DPR mendukung penuh penunjukan TVRI sebagai pemegang hak siar. Namun, mengingatkan agar kualitas penyiaran tidak kalah dari televisi swasta.
“Ini bukan sekadar pertandingan, tetapi menyangkut harkat dan martabat TVRI. Jangan kalah dengan televisi swasta,” kata Saleh dilansir Antara, Rabu, 25 Maret 2026.
“Jangan sampai ada warga negara yang tidak bisa menonton karena jaringan yang tidak memadai. Ini hak mereka,” kata Saleh.
Selain itu, Saleh mendorong TVRI menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta, sehingga dapat meningkatkan mutu penyiaran. Ia mengakui kolaborasi menjadi langkah penting untuk mengoptimalkan kualitas produksi dan distribusi siaran.
“Kerja sama dengan berbagai pihak itu penting agar penyelenggaraan penyiaran ini berjalan dengan baik dan profesional,” ujar Saleh.
%20(1).jpg)
FIFA World Cup 2026. Dok FIFA.
Tak hanya dengan sektor swasta, TVRI diminta memperkuat sinergi dengan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah, termasuk dalam penyelenggaraan kegiatan turunan seperti nonton bareng dan pemberdayaan ekonomi kreatif. Di sisi lain, Saleh turut mengingatkan pentingnya soliditas internal di tubuh TVRI.
Ia meminta jajaran direksi dan dewan pengawas menjaga kekompakan serta menghindari konflik internal yang dapat mengganggu penyelenggaraan siaran. “Jangan sampai perdebatan internal justru merusak persiapan yang sudah dilakukan,” ungkap anggota dewan itu.
TVRI merupakan pemegang hak siar Piala Dunia 2026 untuk Indonesia. TVRI akan menayangkan seluruh pertandingan secara nasional.