Terminal Pulo Gebang Layani 113.104 Penumpang Selama Periode Lebaran 2026

Suasana tempat kedatangan penumpang bus di Terminal Terpadu Pulo Gebang saat masa angkutan Lebaran di Cakung, Jakarta Timur, Minggu (29/3/2026) ANTARA/Abdu Faisal

Terminal Pulo Gebang Layani 113.104 Penumpang Selama Periode Lebaran 2026

Achmad Zulfikar Fazli • 29 March 2026 20:19

Jakarta: Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang mencatat total 113.104 penumpang dilayani selama periode angkutan Lebaran 2026 sejak 1 hingga 28 Maret 2026. Jumlah penumpang pada arus mudik masih mendominasi dibanding arus balik.

Berdasarkan data operasional Posko Angkutan Lebaran 2026, jumlah keberangkatan mencapai 71.533 penumpang dengan dukungan 9.782 bus. Sementara itu, jumlah kedatangan tercatat 41.571 penumpang menggunakan 8.794 bus.

“Untuk data kedatangan hari ini dari jam 00.00 sampai dengan pukul dua siang tadi untuk busnya yang tiba di terminal saat ini sejumlah 525 unit dengan jumlah penumpang 3.688 orang,” kata Komandan Regu 2 Terminal Pulo Gebang, Anwar Mansyur, di Jakarta, dilansir dari Antara, Minggu, 29 Maret 2026.

Dia menjelaskan data harian tersebut menjadi indikator pergerakan awal arus balik, meski volumenya masih fluktuatif dan belum menyamai puncak arus mudik.

Puncak keberangkatan tercatat pada 18 Maret 2026, sebanyak 6.435 penumpang dalam sehari dengan didukung 530 bus. Tren peningkatan sudah terlihat sejak 13 Maret dan mencapai lebih dari 6.000 penumpang pada 17 hingga 18 Maret 2026, sebelum melandai setelah 20 Maret 2026.

Baca Juga: 

Arus Balik, Penumpang Tiba di Terminal Kampung Rambutan Terus Meningkat

Sementara itu, arus balik mulai menunjukkan peningkatan terbatas dalam beberapa hari terakhir. Pada periode 24 hingga 28 Maret 2026, kedatangan rata-rata mencapai sekitar 4.000 penumpang per hari.

Menurut Anwar, Terminal Pulo Gebang saat ini melayani rute utama antarkota dan antarprovinsi dari dan ke Sumatra, termasuk kota-kota seperti Lampung, Palembang, Jambi, hingga Medan, lalu Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, hingga Bima Nusa Tenggara Barat.

Pengelola terminal memperkirakan periode arus balik masih terjadi dalam beberapa hari ke depan, seiring berakhirnya masa libur Lebaran, sehingga koordinasi terus dilakukan untuk memastikan kelancaran layanan. Selain itu, evaluasi layanan dilakukan melalui survei kepuasan pengguna jasa guna menjaga kualitas pelayanan.

“Kami ada survei kepuasan masyarakat terhadap fasilitas atau pelayanan yang diberikan oleh terminal. Rata-rata hasilnya mereka merasa puas,” kata Anwar.

Sejumlah sarana dan prasarana penunjang kepuasan pengguna terminal empat lantai itu pun disediakan, termasuk kamar inap dengan penyejuk udara bertarif Rp15 ribu per malam, dukungan eskalator dan lift antarlantai.

Lalu, ada fasilitas transaksi nontunai di seluruh gerai mitra UMKM hingga mesin anjungan tunai mandiri di lantai satu, tempat ibadah, pemisahan tempat kedatangan dan keberangkatan penumpang, pelantang suara informasi, ruang laktasi, pemeriksaan kesehatan gratis, pojok buku bacaan, dan arena bermain anak.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)