Waspada Cuaca Ekstrem, DKI Siagakan 1.200 Pompa untuk Antisipasi Banjir

Cuaca ekstrem. Foto- Ilustrasi Metrotvnews

Waspada Cuaca Ekstrem, DKI Siagakan 1.200 Pompa untuk Antisipasi Banjir

Farhan Zhuhri • 26 March 2026 17:20

Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem. Dinas Sumber Daya Air (SDA) memastikan seluruh perangkat pengendali banjir disiagakan, mulai dari pompa, sistem polder, hingga pemeliharaan badan air agar tetap berfungsi optimal.

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, menegaskan seluruh jajaran telah berada dalam kondisi siaga penuh untuk merespons potensi hujan berintensitas tinggi.

"Kami memastikan seluruh perangkat pengendalian banjir dapat berfungsi optimal, baik sebelum, saat, maupun setelah terjadi hujan intensitas tinggi. Mitigasi banjir adalah kerja kolaboratif yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan kesiapan infrastruktur,” ujar Ika, dalam keterangannya, Kamis, 26 Maret 2026.

Dia memerinci penyiagaan sarana pengendali banjir mencakup pompa stasioner, pompa mobile, serta pintu air yang dioperasikan secara terintegrasi pada fase prabanjir hingga penanganan saat genangan terjadi.

Baca Juga: 

Waspada! Hujan Lebat Disertai Petir di Sultra Siang Ini

Berdasarkan data per 13 Maret 2026, Dinas SDA mencatat 668 pompa stasioner tersebar di 243 lokasi. Sementara itu, 537 pompa mobile disiagakan di lima wilayah kota administrasi untuk menjangkau titik genangan yang tidak terlayani pompa tetap.

Di sisi hulu penanganan, percepatan pengerukan terus digenjot guna meningkatkan kapasitas tampung drainase. Hingga pertengahan Maret 2026, volume pengerukan di lima wilayah telah mencapai 123.393 meter kubik sejak dimulai pada 2 Januari 2026.

Sepanjang 2025, total pengerukan bahkan mencapai 919.173 meter kubik. Untuk mendukung pekerjaan tersebut, Dinas SDA mengerahkan sedikitnya 260 excavator dan 465 dump truck di berbagai titik rawan genangan.

"Kita juga melakukan penyiagaan Satuan Tugas SDA atau Pasukan Biru yang menjadi garda terdepan saat banjir terjadi. Selain mengoperasikan pompa, petugas juga rutin melakukan pemantauan lapangan guna memastikan aliran air tetap terkendali," ujar dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)