Warga menyaksikan atraksi barongsai pada perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Tulus Harapan Kita Kota Gorontalo, Gorontalo, Selasa (3/3/2026). ANTARA/Adiwinata Solihin
Ribuan Warga Meriahkan Perayaan Cap Go Meh di Gorontalo
Silvana Febiari • 4 March 2026 00:56
Kota Gorontalo: Perayaan Cap Go Meh di Tempat Ibadah Tridharma (TITD) Tulus Harapan Kita Kota Gorontalo dipadati ribuan warga yang berasal dari berbagai tempat. Perayaan tersebut dilakukan dengan penuh kemeriahan dan toleransi antar-umat beragama.
"Saya ingin menyampaikan bukan cuma Gorontalo yang kondisinya seperti ini tapi seluruh masyarakat Indonesia," ucap Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Gorontalo Rasyid Kamaru, dikutip dari Antara, Selasa, 3 MAret 2026.
Menurut dia, kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar dan nyaman karena Indonesia memiliki Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan Undang-Undang Dasar 1945. "Karena itu kebersamaan ini harus kita jaga, agar Gorontalo ini ke depan teraman se-Indonesia," kata dia.
Ketua TITD Tulus Harapan Kita Kota Gorontalo Lho Shio Kin mengatakan tentang keberagaman dan saling toleransi serta tidak ada perpecahan di masyarakat setempat.
"Kalau saya berpandangan begini, kalau setiap agama mengadaptasi dengan budaya setempat. Jadi kita menghormati kebiasaan daerah setempat. Kita juga menjunjung tinggi budaya setempat," kata dia.

Ilustrasi (pexels)
Perayaan Cap Go Meh di Gorontalo dimeriahkan dengan musik kokoo atau kentungan bambu khas daerah setempat. Acara juga menampilkan arak-arakan tandu arca, atraksi barongsai, musik bambu, serta pertunjukan tanchi.