Petunjuk ke arah wisata Pantai Baru, Kabupaten Bantul. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim
Kawasan Pesisir Pantai Selatan DIY Dijaga Ketat Selama Nataru
Ahmad Mustaqim • 20 December 2025 14:19
Yogyakarta: Direktorat Kepolisian Peran dan Udara (Dit Polairud) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyiapkan penjagaan di kawasan pesisir pantai selatan. Penjagaan itu dilengkapi sejumlah pos pengamanan untuk mengantisipasi meningkatnya kunjungan wisata pantai selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
"Mengingat wilayah DIY memiliki daya tarik wisata pantai yang tinggi, Ditpolairud Polda DIY secara khusus telah mendirikan delapan Pos Polairud di sepanjang pesisir. Ini bertujuan untuk mengantisipasi laka laut dan memantau keselamatan wisatawan di area pantai," kata Kepala Bidang Humas Polda DIY, Komisaris Besar Ihsan, Sabtu, 20 Desember 2025.
Penyiagaan personel tersebut dilakukan bersamaan Operasi Lilin Progo yang dimulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi yang berlangsung selama 14 hari tersebut berfokus pada upaya menjamin rasa aman dan keselamatan masyarakat sebelum, saat, dan setelah perayaan Natal dan Tahun Baru, dari berbagai potensi ancaman maupun gangguan selama pelaksanaan ibadah, mudik, dan wisata.
"Untuk mendukung pelaksanaan operasi tersebut, kami menurunkan total kekuatan dari unsur Polri, terdapat 1.968 personel Polda DIY dan jajaran satuan wilayah," ujar Ihsan.
Ihsan mengungkapkan ribuan personel Polda DIY akan dikerahkan dalam operasi tersebut. Mereka akan disokong 1.265 personel dari lembaga lain, seperti TNI, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
"Jadi, total ada lebih dari 3.000 personel gabungan yang siaga di lapangan, ditambah personel penebalan dari masing-masing Sater dan Satwil," ungkapnya.
Polisi juga telah memetakan titik-titik krusial dengan mendirikan total 21 Pos untuk mendekatkan pelayanan di titik-titik tersebut. Rinciannya 19 Pos Pengamanan (Pos Pam) untuk menjaga titik rawan gangguan kamtibmas dan kemacetan; 1 Pos Pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan medis atau istirahat; serta satu Pos Terpadu sebagai pusat kendali koordinasi antarinstansi.

Salah satu pantai di Yogyakarta. (Dokumentasi/ Metro TV)
Sementara itu, Kantor SAR Yogyakarta juga menyiapkan skema penjagaan serta personel pada libur Nataru. Penyiagaan personel pada libur Nataru akan dilaksanakan selama 19 hari, mulai 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.
"Siaga SAR ini harus mampu menjawab potensi ancaman kedaruratan yang mungkin terjadi terutama di pelabuhan penyeberangan, ruas jalan tol dan lokasi pariwisata yang menjadi titik kumpul masyarakat," kata Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis.
Rio menuturkan, sebanyak 91 personel diturunkan dan ditempatkan di Kantor SAR Yogyakarta (Sedayu, Bantul), Pos SAR Gunungkidul, Pos SAR Kulon Progo, Unit Siaga SAR Sleman, serta Unit Siaga SAR Kota Yogyakarta. Personel tersebut dilengkapi berbagai peralatan, termasuk untuk patroli di jalur pantai selatan Yogyakarta.
"Untuk patroli mobile menggunakan Dmax yang dilengkapi Peralatan ekstrikasi korban kecelakaan terjepit body kendaraan, tas medis dan peralatan evakuasi lainnya dengan rute Terminal Giwangan, wisata pantai yaitu Pantai Parangtritis, Pantai Baru, Pantai Samas, Jembatan Kabaranan, dan kembali ke Kantor Basarnas," ujarnya.