Siswa SMAK Penabur Raih Medali Perak di Olimpiade Ekonomi Internasional di Tiongkok

Joshua Wilson, siswa SMAK Penabur Gading Serpong dari program Brilliant Class, berhasil menyabet medali perak pada ajang The 9th International Economics Olympiad (IEO) yang dihelat pada 12–20 Juli 2026 di Shenzhen, Tiongkok

Siswa SMAK Penabur Raih Medali Perak di Olimpiade Ekonomi Internasional di Tiongkok

Whisnu Mardiansyah • 4 August 2026 16:18

Jakarta: Joshua Wilson, siswa SMAK Penabur Gading Serpong dari program Brilliant Class, berhasil menyabet medali perak pada ajang The 9th International Economics Olympiad (IEO) yang dihelat pada 12–20 Juli 2026 di Shenzhen, Tiongkok. Kompetisi tahunan ini diikuti oleh 55 negara, termasuk Indonesia.

Joshua menceritakan persiapan menuju IEO dilakukannya secara mandiri selama satu bulan sebelum perlombaan, dengan durasi belajar minimal lima jam per hari. Materi yang dipelajari mencakup dasar-dasar ekonomi, pengulangan materi, pembahasan soal olimpiade tahun-tahun sebelumnya, hingga soal dari kompetisi lain.

"Selama melakukan persiapan guru-guru selalu mendukung, beberapa diantaranya masih suka saya tanyakan mengenai soal-soal, jadi bisa diskusi dan belajar dari mereka. Selain itu, guru-guru selalu mendoakan dan mendampingi saya selama proses keberangkatan dan hadir di Bandara untuk menyambut saya," ungkap Joshua, Senin, 3 Agustus 2026.

Joshua mengaku sangat antusias dapat mengikuti kompetisi IEO karena menjadi pengalaman baru baginya. Ia mengakui ada tantangan tersendiri, terutama pada soal-soal kuantitatif yang cukup menantang.

"Tahun ini banyak soal kuantitatif dan saya sempat mengalami kesulitan dalam mengerjakannya. Oleh karena itu, saya belajar untuk menenangkan diri saat proses pengerjaan," cerita Joshua.
 


Ia merasa bersyukur kepada Tuhan karena berhasil membawa pulang medali bersama keempat rekannya yang tergabung dalam tim Indonesia di ajang IEO 2026.

"Saya berhasil terpilih mewakili tim Indonesia di kompetisi IEO setelah berjuang mengalahkan 30 medalist lainnya yang pastinya jago-jago. Tahapannya dari partisipasi saya di OSN, lalu lanjut mengikuti dua tahapan pelatnas hingga akhirnya berhasil terpilih menjadi tim inti yang terdiri dari 5 siswa terbaik. Ini menjadi sebuah kehormatan bagi saya tentunya," tutur Joshua.

Prestasi Joshua di bidang ekonomi bukanlah yang pertama. Pada OSN 2024, ia meraih medali perak, dan pada OSN 2025 ia berhasil membawa pulang medali perunggu di bidang yang sama.


Ilustrasi Medcom.id

Setelah lulus dari SMAK Penabur Gading Serpong, Joshua kini melanjutkan studi di Nanyang Technological University (NTU), Singapura, dengan jurusan bisnis melalui jalur beasiswa.

"Saat ini saya sedang mempersiapkan diri untuk kuliah dan masuk dunia kerja dengan mencari materi sambil tanya-tanya tips ke senior yang saya kenal," cerita Joshua.

Joshua juga menyampaikan pesan kepada setiap siswa di Indonesia agar melakukan segala hal yang ada di hadapannya dengan sebaik mungkin, karena pada akhirnya semua itu perlu dipertanggungjawabkan.

(Whisnu M)