Ilustrasi air isi ulang. Foto: dok. MI.
Air Isi Ulang Kian Diminati, Konsumen Pertimbangkan Aspek Lingkungan
Kautsar Widya Prabowo • 2 August 2026 00:05
Jakarta: Pola konsumsi masyarakat terhadap air minum mulai bergeser. Masyarakat kini semakin meminati air minum isi ulang karena dinilai lebih ramah lingkungan dan dapat membantu mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai.
Perubahan preferensi tersebut turut dirasakan PT Biru Semesta Abadi (Air Minum Biru). Founder dan Direktur PT Biru Semesta Abadi, Yantje Wongso, mengatakan meningkatnya penerimaan masyarakat terhadap air minum isi ulang menjadi indikator tumbuhnya kepercayaan konsumen terhadap layanan yang mengedepankan kualitas.
"Dulu konsumen banyak memilih air minum isi ulang karena faktor harga. Kini pertimbangannya semakin berkembang. Mereka mencari kualitas yang terjaga, nilai ekonomi yang lebih baik, sekaligus pilihan yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan," ujar Yantje dalam keterangan tertulis, Sabtu, 1 Agustus 2026.
"Penghargaan ini merupakan kepercayaan dari konsumen sekaligus pengingat bahwa inovasi harus selalu mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat," tuturnya.
Pergeseran perilaku tersebut sejalan dengan sejumlah hasil riset. Laporan NielsenIQ Indonesia Mid-Year Consumer Outlook menunjukkan konsumen Indonesia semakin berhati-hati dalam membelanjakan uang dan lebih berfokus pada nilai (value) dalam setiap keputusan pembelian.

Ilustrasi air minum. Foto: dok. Medcom.
Sementara itu, survei PwC Voice of the Consumer 2025 mencatat tekanan biaya hidup masih menjadi perhatian utama masyarakat. Di sisi lain, sebanyak 62 persen konsumen Indonesia menyatakan peduli terhadap perubahan iklim dan 57 persen memilih produk dengan kemasan yang lebih ramah lingkungan.