Pemkot Jaksel Beri Bantuan Keluarga Bocah Korban Lubang Proyek

Proses evakuasi bocah yang terjatuh di lubang proyek. Foto: Antara.

Pemkot Jaksel Beri Bantuan Keluarga Bocah Korban Lubang Proyek

Gabriella Thesa Widiari • 30 June 2026 17:13

Jakarta: Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan memberikan bantuan kepada keluarga dari bocah I, 4. Diketahui, bocah itu meninggal dunia setelah jatuh ke dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet.

"Kami bergerak cepat, melalui pihak kelurahan, Satpol PP dan unsur terkait, kemarin langsung menyambangi kediaman orang tua korban," kata Camat Tebet Putut Puji Linangkung, dilansir dari Antara, Selasa, 30 Juni 2026.
 


Dia mengatakan, sejak awal sejak awal pihaknya juga sudah memberikan imbauan atau edaran kepada masyarakat terkait adanya pekerjaan proyek di lokasi yang akan menjadi taman multifungsi tersebut.

"Pengerjaan baru dimulai tanggal 25 Juni kemarin, pembangunan itu dilakukan oleh CSR. Untuk, penyelidikan masih dilakukan oleh pihak kepolisian. Sekali lagi, kami mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya bagi keluarga korban," kata Putut.

Sementara itu, Kasatpol PP Kelurahan Manggarai, Wahyu menyebut, pihaknya sudah melakukan pemantauan ke lokasi proyek. Hingga saat ini masih di garis polisi untuk penghentian aktivitas sementara.

"Kami juga mendampingi pihak kelurahan untuk menyerahkan bantuan dan santunan ke korban. Alhamdulillah diterima dengan baik," kata Wahyu.


Lokasi lubang proyek. Foto: Antara. 

Untuk menghindari hal serupa, pihaknya melakukan penjagaan di sekitar lokasi dengan mengerahkan dua personel secara bergantian. Dia juga kembali mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam beraktivitas, terutama di malam hari. 

Sebelumnya, bocah I, 4, meninggal dunia setelah terjebak selama sekitar empat jam di dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan pada Minggu, 28 Juni 2026. Korban sempat berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup, namun nyawanya tidak tertolong saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

(Gabriella Thesa Widiari)