Kedubes Iran Luncurkan Buku Visi dan Pemikiran Mendiang Ayatollah Ali Khamenei

Kedubes Iran meluncurkan buku visi futuristik mendiang Ayatollah Ali Khamenei di Universitas Paramadina, Jakarta, Sabtu, 11 April 2026. (Metrotvnews.com / Dimas Chairullah)

Kedubes Iran Luncurkan Buku Visi dan Pemikiran Mendiang Ayatollah Ali Khamenei

Dimas Chairullah • 11 April 2026 16:41

Jakarta: Sosok mendiang Ayatollah Ali Khamenei dikenang tidak hanya sebagai tokoh politik yang pernah menjadi pemimpin agung Iran, tetapi juga sebagai cendekiawan dengan warisan pemikiran yang luas.

Sebagai bentuk penghormatan, Kedutaan Besar Republik Islam Iran bekerja sama dengan sejumlah lembaga akademik di Indonesia meluncurkan buku kajian pemikiran Khamenei dalam bahasa Indonesia.

Buku yang resmi diluncurkan tersebut berjudul "Visi Futuristik Sang Pemimpin Syahid Iran: Bagaimana Analisis Sang Syahid Pemimpin Iran (Ayatollah al-Uzhma Sayyid Ali Khamenei) tentang Masa 40 Tahun Mendatang? Studi Masa Depan Republik Islam Iran."

Peluncuran buku digelar dalam Seminar Nasional bertajuk “Tatanan Dunia Baru?” di Universitas Paramadina, Jakarta Timur, Sabtu, 11 April 2026.

Duta Besar Republik Islam Iran, Y.M. Dr. Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasi tertingginya kepada komunitas akademik dan lembaga kajian di Indonesia yang turut merawat gagasan-gagasan keilmuan mendiang pemimpinnya.

"Pemimpin tertinggi kami bukan hanya sebagai pemimpin revolusi Islam Iran. Namun, sosok beliau adalah sosok ilmiah, sosok yang berilmu sangat mendalam. Banyak buku telah ditulis oleh beliau, dan insyaallah akan menjadi bahan kajian untuk generasi-generasi berikutnya," ujar Boroujerdi.

Acara peluncuran buku ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial duka, melainkan ruang diskursus intelektual yang hangat. Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J Rachbini, turut memberikan sambutan.

Diskusi juga diisi oleh sederet pakar terkemuka, antara lain Penulis dan Pakar Timur Tengah Dr. Nasir Tamara, Ketua Umum DPP ABI Habib Zahir Yahya, M.A., Ketua Dewan Syura IJABI KH. Miftah Fauzi Rakhmat, Lc., M.A., dan Direktur PGSI Paramadina Dr. M. Subhi Ibrahim. 

Kajian ini dimoderatori oleh Peneliti Senior Paramadina, Swary Utami Dewi, untuk membedah relevansi pemikiran Khamenei terhadap konstelasi global pasca-gencatan senjata.

"Saya hadir di sini untuk menyampaikan rasa hormat dan terima kasih sebagai wakil dari Republik Islam Iran kepada Anda sekalian, para tokoh ilmiah dan ahli universitas," tutup Boroujerdi.

Baca juga:  Gugurnya Khamenei Bangkitkan Nasionalisme Iran, Ini Penjelasan Pakar

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)