Ilustrasi. Foto: Dok Pexels
Nongkrong Hemat ala Gen Z, Ini Tipsnya
Eko Nordiansyah • 22 October 2026 18:32
Jakarta: Nongkrong bersama teman bisa menjadi cara untuk melepas penat setelah beraktivitas. Namun, pengeluaran untuk makanan, minuman, dan transportasi dapat membebani keuangan jika tidak direncanakan dengan baik.
Agar tetap bisa bersosialisasi tanpa menguras tabungan, anak muda perlu mengatur anggaran dan menyesuaikan aktivitas dengan kemampuan finansial.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan pentingnya membangun kebiasaan mengelola uang bagi generasi muda, termasuk menabung, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mengambil keputusan keuangan sesuai kemampuan.
Tips nongkrong hemat agar keuangan tetap terjaga
1. Tentukan anggaran sebelum pergi
Sebelum berangkat, tentukan batas pengeluaran untuk nongkrong. Hitung perkiraan biaya makanan, minuman, transportasi, dan kebutuhan tambahan lainnya. Dengan menetapkan anggaran sejak awal, pengeluaran lebih mudah dikendalikan dan tidak mengganggu dana untuk kebutuhan utama.2. Pilih tempat sesuai kemampuan
Nongkrong tidak harus selalu dilakukan di restoran mahal atau kafe yang sedang populer. Pilih tempat yang sesuai dengan anggaran, seperti taman, ruang publik, atau tempat makan dengan harga terjangkau. Hal terpenting adalah menikmati waktu bersama teman tanpa harus mengikuti tren atau memaksakan gaya hidup di luar kemampuan finansial.
(Ilustrasi. Foto: Freepik)
3. Bedakan kebutuhan dan keinginan
Saat nongkrong, hindari pengeluaran hanya karena mengikuti teman. OJK mengingatkan pentingnya membedakan kebutuhan dan keinginan serta menghindari perilaku konsumtif sejak usia muda.4. Periksa pengeluaran saat bertransaksi
Pengeluaran kecil bisa menambah total belanja jika dilakukan berulang kali. Karena itu, catat pengeluaran selama nongkrong dan periksa kembali setelahnya.Bank Indonesia (BI) melalui Panduan Dasar Pelindungan Konsumen mengimbau konsumen memahami risiko transaksi dan memastikan nominal pembayaran sesuai. Kebiasaan memeriksa transaksi juga membantu mengurangi risiko salah bayar dan membuat pengeluaran lebih mudah dipantau.
5. Prioritaskan tabungan
Dahulukan kebutuhan sehari-hari dan tabungan sebelum menggunakan uang untuk hiburan. Kebiasaan menabung secara konsisten dapat membantu anak muda mempersiapkan kebutuhan masa depan.OJK juga mendorong anak muda membiasakan diri menabung untuk mempersiapkan kebutuhan dan tujuan keuangan di masa depan.
Dengan begitu, nongkrong tetap bisa menyenangkan tanpa menguras kantong. Dengan mengatur anggaran, memilih aktivitas sesuai kemampuan, dan tetap memprioritaskan tabungan, kegiatan bersosialisasi dapat dilakukan tanpa mengorbankan kondisi keuangan. (Hasri Khairunnisa)