Wakapolri Tegaskan Polisi Wajib Hadir di Daerah Rawan Konflik

Wakapolri Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat. (Metro TV)

Wakapolri Tegaskan Polisi Wajib Hadir di Daerah Rawan Konflik

Siti Yona Hukmana • 8 October 2026 15:22

Jakarta: Wakapolri Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat menegaskan bahwa Polri wajib hadir di daerah rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Hal ini sejalan dengan komitmen Polri yang mengedepankan pendekatan humanis, dialogis, dan  hadir langsung di tengah masyarakat. 

"Jadi memang pada hakikatnya Polri ini berada di tempat-tempat kerawanan. Jadi polisi itu memang harus hadir di setiap tempat-tempat yang potensi menimbulkan konflik," kata Wahyu dalam acara 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kerja Nyata Melanjutkan Asta Cita di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2026

Lebih lanjut, Wahyu merinci data terkait penanganan konflik sosial di Tanah Air. Ia mengungkapkan bahwa peristiwa konflik sosial telah mengalami penurunan sebesar 37,5 persen, yang juga diiringi dengan penurunan angka korban hingga 77,1 persen.

Wahyu melanjutkan Polri telah melakukan 419 operasi untuk menjaga kamtibmas. Sebanyak sembilan operasi terpusat dilaksanakan di Mabes Polri, sisanya 410 operasi di kewilayahan dilaksanakan oleh Polda-polda se-Indonesia.

"Komitmen Polri adalah hadir melayani, mengamankan agenda bangsa, dan tanggap bencana bagi masyarakat," ujar mantan Asisten Kapolri bidang Perencanaan itu.

Perkuat Kehadiran Polri dengan Bhabinkamtibmas

Dalam rangka memperkuat kehadiran di tengah masyarakat, Polri terus mengoptimalkan pelibatan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas). Saat ini, tercatat jumlah personel Bhabinkamtibmas Polri mencapai 40.924 orang.

Namun, Wahyu menyebut jumlah itu baru memenuhi 55 persen dari total 83.762 desa di Indonesia. Menyikapi hal ini, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto disebut memiliki visi dan misi untuk memperbaiki struktur di lini terbawah dengan memperbanyak personel Bhabinkamtibmas di tingkat Polsek.


Wakapolri Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat. (Metro TV)

Menurut Wahyu, Polsek merupakan sentra pelayanan sekaligus ujung tombak Polri bagi masyarakat. Oleh karena itu, Polri akan terus mengupayakan pemaksimalan kehadiran Bhabinkamtibmas secara bertahap, yang rencananya akan difokuskan melalui pembukaan rekrutmen anggota Polri.

"Sehingga, ketika itu semua pelayanan-pelayanan masyarakat di level terbawah ini terpenuhi, saya pikir masyarakat akan terlayani dengan baik. Jadi kalau mau cari polisi nggak sulit," tutup Wakapolri.

(Siti Yona Hukmana)