Noken dan Pancasila, Pesan Persatuan dari SMA Negeri 1 Paniai

Rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32 sekolah SMA Negeri 1 Paniai. Istimewa

Noken dan Pancasila, Pesan Persatuan dari SMA Negeri 1 Paniai

Whisnu Mardiansyah • 6 October 2026 12:02

Paniai: Sekitar 500 siswa dan guru SMA Negeri 1 Paniai mengikuti rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32 sekolah, Senin, 5 Oktober 2026. Kegiatan mengusung tema “Noken dan Pancasila, Merajut Persatuan dalam Bhinneka Tunggal Ika”.

Peringatan berlangsung dengan menggabungkan pendidikan karakter, budaya lokal Papua, kreativitas siswa, serta penghargaan terhadap prestasi pelajar. Rangkaian kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari Lomba Pidato Hari Kesaktian Pancasila yang digelar pada 1 Oktober 2026.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu Tanah Papua. Para siswa dan guru kemudian mengikuti sejumlah kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Kesaktian Pancasila sekaligus HUT ke-32 SMA Negeri 1 Paniai.

Suasana semakin semarak saat Ria Korina Nawipa, siswi kelas X-7 yang meraih Juara I Lomba Pidato Hari Kesaktian Pancasila, kembali tampil di hadapan siswa dan guru. Ia menyampaikan pidato sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sekolah.

Tema Noken dan Pancasila menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Para pelajar diajak melihat noken bukan hanya sebagai kekayaan budaya Papua, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan dan persatuan.
 


Makna tersebut disampaikan melalui gambaran noken yang tersusun dari berbagai anyaman. Keberagaman di lingkungan sekolah juga dapat menjadi kekuatan ketika setiap warga sekolah saling menghargai.

Kepala SMA Negeri 1 Paniai Marcelina Mote mengapresiasi partisipasi para siswa serta dukungan para guru dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan. Menurutnya, momentum Hari Kesaktian Pancasila dan HUT ke-32 sekolah dapat menjadi dorongan bagi siswa untuk meningkatkan kedisiplinan, ketekunan belajar, serta mengembangkan kemampuan masing-masing.

Marcelina juga menyoroti pentingnya menjaga keharmonisan di lingkungan sekolah. Keberagaman latar belakang siswa, termasuk suku Mee, Moni, dan masyarakat pendatang, menjadi bagian dari keluarga besar SMA Negeri 1 Paniai.

“Pendidikan bukan hanya tentang belajar di dalam kelas, tetapi juga bagaimana membentuk karakter, menghargai perbedaan, membangun kebersamaan dan mendorong anak-anak untuk terus berprestasi,” ujar Marcelina dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 6 Oktober 2026.

Sementara itu, Ria Korina Nawipa mengungkapkan rasa syukur setelah berhasil meraih Juara I Lomba Pidato Hari Kesaktian Pancasila. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada guru dan orang tua yang memberikan bimbingan, motivasi, serta dukungan selama mengikuti perlombaan.


Rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32 sekolah SMA Negeri 1 Paniai. Istimewa


Ria mengajak teman-temannya terus belajar dan meningkatkan prestasi. Menurutnya, pencapaian siswa dapat menjadi kebanggaan bagi keluarga dan sekolah.

Rangkaian peringatan juga diisi dengan ibadah bersama, adu pantun, serta penampilan tari oleh para siswa. Sekolah turut memberikan uang pembinaan kepada para pemenang Lomba Pidato Hari Kesaktian Pancasila sebagai bentuk penghargaan atas keberanian dan prestasi mereka.

Selain itu, para siswa menerima paket alat tulis sekolah dan makanan ringan. Perayaan HUT ke-32 SMA Negeri 1 Paniai kemudian ditutup dengan peniupan lilin serta pemotongan kue.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib. Sekolah berharap momentum tersebut dapat memperkuat nilai kebersamaan, kedamaian, penghargaan terhadap keberagaman, serta kecintaan terhadap budaya Papua di kalangan siswa.

Nilai-nilai tersebut diharapkan berjalan beriringan dengan semangat belajar dan upaya siswa untuk meraih prestasi. Dari Paniai, generasi muda Papua menunjukkan semangat menjaga budaya, menghargai perbedaan, merawat kebersamaan, dan mempersiapkan masa depan melalui pendidikan.

(Whisnu M)