Guterres Kecam Keras Serangan Houthi di Bandara Riyadh yang Tewaskan 12 Orang

Sekjen PBB Antonio Guterres. (Anadolu Agency)

Guterres Kecam Keras Serangan Houthi di Bandara Riyadh yang Tewaskan 12 Orang

Willy Haryono • 11 October 2026 10:31

New York: Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Sabtu malam mengecam keras serangan kelompok pemberontak Houthi yang menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, yang menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai ratusan warga sipil.

"Saya sangat terkejut dan mengecam keras serangan mematikan oleh Houthi pada Sabtu terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, yang dilaporkan menewaskan 12 orang dan melukai ratusan warga sipil," tulis Guterres melalui X yang dikutip Anadolu Agency, Minggu, 11 Oktober 2026.

Guterres menegaskan bahwa serangan yang menargetkan warga sipil dan infrastruktur sipil merupakan "pelanggaran terhadap hukum internasional". Dia mendesak agar serangan tersebut segera dihentikan.

Menurut otoritas penerbangan sipil Arab Saudi, korban tewas dalam serangan di bandara tersebut terdiri atas empat warga negara Arab Saudi, dua warga Bangladesh, serta masing-masing satu warga Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan.

Para korban luka saat ini mendapat perawatan di rumah sakit. Sejumlah korban dilaporkan berada dalam kondisi kritis.

Otoritas penerbangan sebelumnya mengatakan operasional bandara sempat dihentikan sementara setelah serangan. Pihak berwenang melakukan penilaian terhadap kerusakan dan memastikan keamanan fasilitas bandara.

Penghentian operasional tersebut mengganggu sejumlah penerbangan. Penumpang diminta memeriksa status penerbangan kepada maskapai masing-masing sebelum menuju bandara.

Kuwait Airways juga membatalkan penerbangan ke Riyadh pada Sabtu beserta penerbangan kembali, dengan alasan penutupan bandara.

Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan setelah Houthi melancarkan serangkaian serangan rudal dan drone terhadap sejumlah bandara dan fasilitas di Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga: Serangan di Bandara Arab Saudi Tewaskan 12 Orang, Lebih dari 300 Terluka

(Willy Haryono)