Perkuat Tata Kelola, Jasa Raharja Terima Penghargaan di Bali

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Jasa Raharja, Harwan Muldidarmawan. (Foto: Jasa Raharja)

Perkuat Tata Kelola, Jasa Raharja Terima Penghargaan di Bali

Lukman Diah Sari • 19 October 2026 15:38

Nusa Dua: PT Jasa Raharja (Persero) terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), kepatuhan, dan manajemen risiko demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Komitmen ini membuahkan hasil dengan diraihnya rekognisi In-House Counsel Elite 2026 bertajuk “Distinguished Leadership and Inspiring Impact”.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Jasa Raharja, Harwan Muldidarmawan, dalam ajang Indonesian In-House Counsel Summit & Awards 2026 yang digelar pada 8-9 Oktober 2026 di Nusa Dua, Bali.

Penghargaan ini merupakan apresiasi bagi profesional hukum korporasi yang dinilai sukses mendukung pelaksanaan fungsi hukum, kepatuhan, dan tata kelola perusahaan. Penilaian didasarkan pada riset, validasi, dan verifikasi ketat terhadap kepemimpinan serta kompetensi pimpinan tim hukum di tingkat manajemen.

“Apresiasi ini hadir berkat dukungan dan kerja sama dari rekan-rekan Divisi Kepatuhan dan Hukum serta mitra kerja. Pengembangan dan penguatan peran in-house counsel menjadi salah satu kunci bagaimana korporasi dapat mewujudkan kemampuannya untuk agile (tangkas) dan sustain (berkelanjutan),” ujar Harwan, Senin, 19 Oktober 2026.

Sebagai BUMN yang mengemban amanah perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja memandang penghargaan ini sebagai pendorong untuk terus mengevaluasi dan menyempurnakan operasional perusahaan. Ke depan, Jasa Raharja memfokuskan komitmennya pada tiga pilar utama:
  • Penguatan Fungsi Hukum dan Kepatuhan: Memastikan operasional mematuhi regulasi sekaligus mendukung pengambilan keputusan yang transparan, hati-hati, dan berorientasi pada masyarakat.

  • Optimalisasi Tata Kelola Terintegrasi: Memperkuat efektivitas implementasi Governance, Risk, and Compliance (GRC) dalam setiap proses dan dinamika bisnis perusahaan.

  • Budaya Kerja Akuntabel: Membangun budaya kepatuhan di seluruh lini untuk memastikan pelayanan yang cepat, tepat, dan dapat diandalkan oleh masyarakat.

(Lukman Diah Sari)