Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim. ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Warga Jakarta Diimbau Waspada terkait Sebaran Asap Karhutla
Achmad Zulfikar Fazli • 19 October 2026 11:16
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengimbau warga Ibu Kota tak panik terhadap sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun, warga harus tetap waspada pada dampak dari sebaran asap karhutla.
“Pemprov DKI Jakarta akan terus menyampaikan informasi terkini berdasarkan data akurat dari BMKG dan instansi terkait. Masyarakat diimbau untuk tidak panik, tetap waspada, dan mengutamakan kesehatan bersama,” kata Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial Chico Hakim dilansir dari Antara, Senin, 19 Oktober 2026.
Warga juga diminta memantau kualitas udara melalui kanal resmi BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup, atau Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Warga diimbau menggunakan masker N95/KN95 saat beraktivitas di luar ruangan.
Untuk warga rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit pernapasan atau penyerta diminta mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan. Warga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala gangguan pernapasan.
"Hubungi layanan darurat Jakarta Siaga di nomor 112 jika membutuhkan bantuan cepat. Hindari juga membakar sampah atau aktivitas yang menambah polusi udara,” ujar Chico.
_%20ANTARA%20FOTO_Sulthony%20Hasanuddin(1).jpg)
Ilustrasi - Kabut polusi udara menyelimuti gedung-gedung di kawasan Jakarta, Selasa (8/9/2026). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin
Sebaran asap karhutla di Jakarta sudah berkurang sejak Jumat, 16 Oktober 2026. Namun, Pemprov DKI Jakarta tetap melakukan berbagai langkah mitigasi.