Teknologi Digital Dimanfaatkan untuk Monitoring PLTS dan Edukasi

PLTS. Foto: Ilustrasi Metrotvnews/Ade Hapsari

Teknologi Digital Dimanfaatkan untuk Monitoring PLTS dan Edukasi

M Sholahadhin Azhar • 30 September 2026 13:54

Jakarta: Teknologi digital dimanfaatkan untuk monitoring pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Pemanfaatan itu dilakukan di Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), sekaligus sarana edukasi siswa.
 
"Kami berharap website monitoring PLTS ini dapat membantu pihak sekolah dalam memanfaatkan teknologi digital sekaligus menjadi media edukasi mengenai energi terbarukan bagi warga sekolah,” ujar Ketua Pengabdian Masyarakat (Pengmas) PNJ Ayu Rosyida Zain, dalam keterangan tertulis, Rabu, 30 September 2026.

Pengembangan website dilakukan antara PNJ dan Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Jakarta Utara, di SMP Negeri 282 Jakarta Utara. Hal tersebut untuk mendukung pemanfaatan teknologi digital dalam monitoring energi terbarukan di lingkungan sekolah.

Kepala Seksi Energi Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Kota Jakarta Utara Syahid Dwi Susanto menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan sekolah. Terutama, dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung energi terbarukan.
 


“Pemanfaatan teknologi seperti ini diharapkan dapat membantu monitoring sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai energi terbarukan di lingkungan sekolah,” ujar Syahid.


Edukasi terkait monitoring PLTS. Foto: Istimewa

Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SMP Negeri 282 Jakarta Utara, Antik, menyebut dukungan ini menjadi bagian penting. Terutama, terkait pelatihan monitoring PLTS, agar sistem yang diserahkan dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah.

“Dengan adanya pelatihan dan pendampingan, guru dapat memahami cara menggunakan sistem sehingga ke depannya website ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana monitoring sekaligus mendukung pembelajaran dan pengenalan energi terbarukan kepada siswa,” ujar Antik.

Melalui serah terima, pelatihan, dan pendampingan yang dilaksanakan pada 21 September 2026, sistem yang dikembangkan diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh mitra.

Ke depan, website monitoring PLTS masih dapat dikembangkan sesuai kebutuhan pengguna, baik melalui pengembangan fitur monitoring, visualisasi data, maupun integrasi dengan teknologi Internet of Things (IoT).

Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen Politeknik Negeri Jakarta untuk menghadirkan inovasi teknologi yang tidak hanya dikembangkan di lingkungan akademik, tetapi juga dapat diterapkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

(M Sholahadhin Azhar)