Taman Pintar Yogyakarta Uji Coba Drop Zone Bus Pengunjung

Uji coba area drop zone di Taman Pintar Yogyakarta. Dokumentasi/Pemkot Yogyakarta

Taman Pintar Yogyakarta Uji Coba Drop Zone Bus Pengunjung

Ahmad Mustaqim • 29 September 2026 20:18

Yogyakarta: Pengelola Taman Pintar Yogyakarta menguji coba penerapan titik penurunan (drop zone) bagi bus pengunjung. Lokasi drop zone berada di timur Taman Pintar di kompleks Tempat Khusus Parkir (TKP) di Jalan Sriwedani. 

"Drop zone bus diterapkan guna memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pengunjung Taman Pintar, terutama setelah TKP Senopati tidak digunakan untuk parkir bus dan dilarang melintas di Titik Nol Kilometer," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Taman Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Karmila, Selasa, 29 September 2026. 

Uji coba drop zone untuk bus pengunjung Taman Pintar itu diterapkan mulai September pekan ini. Sejumlah bus pengunjung Taman Pintar diarahkan untuk menurunkan penumpang di titik drop zone bus.


Untuk menuju drop zone, bus diarahkan melalui Jalan Mayor Suryotomo, kemudian berbelok ke Jalan Tilarso menuju Jalan Sriwedani di sisi timur Taman Pintar. Setibanya di lokasi, pemandu dan petugas keamanan Taman Pintar mengarahkan bus ke area drop zone.

"Jadi bus wisata bisa menurunkan penumpang terlebih dahulu kemudian melanjutkan ke lokasi tempat parkir seperti di TKP eks Menara Kopi dan Ngaben. Tujuan drop zone bus ini untuk memudahkan akses pengunjung terutama rombongan anak-anak sekolah ke Taman Pintar," jelas Karmila.

Dia mengatakan, uji coba drop zone bus pengunjung baru berlangsung selama sepekan dan selanjutnya akan dievaluasi. Menurutnya, selama uji coba masih ada pengemudi bus yang belum mengetahui keberadaan drop zone karena sosialisasi yang dilakukan masih terbatas.

Di samping persoalan teknis di lapangan, bus juga sedikit kesulitan saat berbelok dari Jalan Tilarso ke Jalan Sriwedani. Untuk menjaga kondisi area TKP Sriwedani dan mencegah kemacetan, maksimal tiga bus besar diperbolehkan masuk ke area drop zone secara bersamaan untuk menurunkan pengunjung.

"Saat ini juga masih dalam proses sosialisasi kepada biro tour travel atau sekolah-sekolah yang sudah melakukan reservasi kunjungan di Taman Pintar. Saat ini di lokasi hanya berlaku sebagai area drop zone saja. Taman Pintar memberikan layanan antar pengunjung ke lokasi tempat parkir bus, secara gratis. Dengan adanya drop zone otomatis mempermudah akses ke Taman Pintar sehingga terjadi peningkatan kunjungan," ujarnya.


Pintu depan Taman Pintar. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim


Sementara itu, Penelaah Teknis Kebijakan Pengelola Taman Pintar, Lukman Yoga Suryawan, menjelaskan area drop zone tersebut diperuntukkan bagi bus besar maupun medium. Area itu mampu menampung 2–3 bus besar yang menurunkan pengunjung secara bersamaan.

Selama uji coba, sedikitnya 2–3 bus menurunkan pengunjung di drop zone setiap hari. Sedangkan jumlah terbanyak mencapai 15 bus dalam sehari.

Selama uji coba drop zone bus, tidak ada kendala berarti karena arus kendaraan diatur sehingga ruas Jalan Sriwedani tetap dapat dilalui kendaraan lain. Namun, akses bus besar saat berbelok dari Jalan Tilarso ke Jalan Sriwedani menjadi salah satu titik krusial karena kondisi jalan yang relatif sempit.

Hal tersebut menjadi bahan evaluasi Taman Pintar bersama Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta untuk memastikan kelancaran akses bus.

"Jadi mereka yang akan berkunjung ke sini membawa bus, bisa konfirmasi ke kami. Nanti akan kami pandu untuk sampai ke drop zone Taman Pintar. Penunjuk arah drop zone sudah kami pasang juga. Sebelumnya memang dari tour leader kesulitan mengakses ke sini karena kalau langsung ke tempat parkir ada biaya tambahan menuju ke sini dan butuh waktu lebih lama. Jadi drop zone ini sangat membantu," ucap Lukman. 

(Silvana Febiari)