Belasan Kecamatan di Minahasa Selatan Siaga Kekeringan

Ilustrasi - Sentra tanaman padi di Kota Tomohon. Sejumlah wilayah kabupaten dan kota di wilayah Sulawesi Utara berstatus waspada dan siaga kekeringan meteorologis. ANTARA/Karel A Polakitan

Belasan Kecamatan di Minahasa Selatan Siaga Kekeringan

Silvana Febiari • 22 July 2026 16:30

Manado: Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis (PDKM) untuk periode 21–31 Juli 2026. Belasan kecamatan di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara berpotensi siaga kekeringan.

BMKG mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis (PDKM) dasarian III Juli 2026 tanggal 21-31 Juli 2026, di mana terdapat potensi kekeringan meteorologis di wilayah Provinsi Sulawesi Utara, kata Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi M Candra Buana, dilansir dari Antara, Rabu, 22 Juli 2026. 
 


Candra menyebutkan, belasan kecamatan di Kabupaten Minahasa Selatan potensial siaga kekeringan meteorologis yaitu Kecamatan Amurang, Amurang Barat, Amurang Timur, Kumelembuai, Maesaan, Modoinding, Motoling, Motoling Barat, Motoling Timur.

Berikutnya, Kecamatan Ranoyapo, Sinonsayang, Suluun Tareran, Tareran, Tatapaan, Tenga, Tompaso Baru, dan Kecamatan Tumpaan.

Sementara beberapa kabupaten dengan status waspada kekeringan meteorologis mencakup Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kota Bitung, Kota Manado, Kabupaten Minahasa, dan Kabupaten Minahasa Utara.

class=big_center
Ilustrasi kemarau. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc.


Candra berharap informasi tersebut bisa dijadikan kewaspadaan dan pertimbangan melakukan langkah mitigasi dampak ikutan dari kondisi tersebut.

Apabila memerlukan informasi lebih rinci terkait dengan informasi iklim, prediksi cuaca dan peringatan dini dapat menghubungi Kantor Unit Pelaksana Teknis BMKG terdekat, ujarnya.

(Silvana Febiari)